{Yun-Dae Couple} New Hair – by bebebaek_

by bebebaek_

Everytime |

Main  cast : Kim Jongdae (EXO) & Shim Yunmi (oc)

Genre : romance

Rating : General

Don’t plagiat!!!

Sorry typo bertebaran and happy reading.

***

Lama yunmi duduk di sofa ruang tengah rumahnya. Sedari tadi gadis itu hanya menggonta-ganti stasiun tv tanpa satupun yang berhasil menarik minatnya

Yunmi menghela nafasnya berat. Sudah lebih dari satu setengah jam yang lalu ia telah siap dengan dress berwarna peach selututnya serta sapuan tipis make up di wajahnya.

Di raih yunmi ponselnya yang tergeletak di atas meja di depannya. Yunmi kembali membuka aplikasi chatnya membaca kembali pesan terakhir jongdae yang memberitahunya jika ia tengah dalam perjalanan.

“Tidak biasanya ia lama” keluh yunmi gusar.

Yunmi telah di landa rasa bosan. Gadis itu juga merasa begitu kesal karena di buat  menunggu terlalu lama. Yunmi berbaring di atas sofanya sampai ketika suara klakson mobil jongdae menyapa rungunya.

Beberapa kali klakson mobil jongdae berbunyi nyaring untuk memanggilnya namun yunmi sudah begitu kesal hingga terus mendiamkannya tanpa bergerak sedikitpun dari posisi berbaringnya.

Ceklek.

Suara pintu terbuka jelas di dengar yunmi. Ia bahkan tahu siapa orang yang baru saja melewati pintu itu dan berjalan lurus mendekatinya.

Yunmi tetap tidak bergeming bahkan saat pemuda itu telah berdiri di sisi tubuhnya. Yunmi tetap mempertahankan pandangannya pada layar tv yang entah menayangkan apa.

“Chagi-ya” panggil jongdae lembut.

Tidak ada jawaban dari gadis itu. Yunmi benar-benar teguh pada rasa kesalnya terhadap jongdae. Bukankah pemuda itu tahu jika yunmi benar-benar benci menunggu.

“Apa aku membuatmu menunggu lama ?” Tanya jongdae lemah namun tidak juga meluluhkan pertahanan yunmi.

“Maaf” suara jongdae lagi.

“Chagi-ya” panggil jongdae kembali dan menyentuh pelan lengan yunmi.

Yunmi tidak juga mengalihkan tatapannya. Gadis itu benar-benar enggan bahkan hanya untuk melirik jongdae.

“Chagi-ya, maafkan aku” suara jongdae dengan nada putus asanya.

“Maafkan aku”

“Maaf”

“-eoh, chagi-ya” jongdae terus mendesak yunmi dengan suara manja di buat-buatnya.

“Chagi-ya, maaf” suara jongdae lagi kali ini pemuda itu menilik wajah yunmi berusaha membuat gadis itu untuk melihatnya.

“Chagi-ya” jongdae terus berusaha bahkan ketika yunmi terus saja mengalihkan tatapannya pemuda itu tetap tidak putus asa.

Jongdae menunduk mencongkankan tubuhnya ke arah yunmi membuat wajah pemuda itu berada tepat di depan wajah yunmi.

“-maafkan aku chagi-ya” suara jongdae dengan senyum andalannya tepat ketika yunmi tidak lagi dapat mengelak darinya.

Gadis itu terdiam. Kedua bola mata yunmi membola. Yunmi membeku di tempatnya. Betapa senyum jongdae selalu saja membuat luluh pertahanannya. Tapi tidak kali ini, ada yang berbeda dari pemuda itu. Tidak hanya senyumnya tapi-

“Maaf karena aku terlalu lama membuatmu menunggu” suara jongdae membuat yunmi kembali dalam kesadarannya.

“C-chagi-ya” panggil yunmi terbata. Manik gadis itu tidak lagi teralihkan dari wajah jongdae yang tetap setia dengan senyum manisnya.

“Hmmmm” sahut jongdae dengan gumaman lembutnya.

“Kau- kau mengubah warna rambutmu ?” Tanya yunmi sembari bangkit dari posisi berbaringnya. Lengan gadis itu menangkup wajah jongdae membuat jongdae serta merta mengeringi pergerakan yunmi dan duduk di sisi gadis itu.

“-jadi kau lama karena ini ?” Tanya yunmi lagi.

“Ya. Maafkan aku chagi-ya” aku jongdae sedikit ragu jika yunmi mungkin tidak akan menyukai perubahan warna rambutnya.

Yunmi terdiam. Masih dengan tatapan telitinya gadis itu menatap jongdae lekat. “Chagi-ya, mengapa kau bahkan lebih bersinar dari terik matahari hari ini” suara yunmi dalam hati.

“Oh. Astaga. Apa aku kembali jatuh cinta padanya ?”

“Yak, kim jongdae mengapa kau selalu terlihat menakjubkan di mataku ?”

“Yunmi-ya, kau baik-baik saja ?” Tanya jongdae menghentikan monolog yunmi dalam hati.

“A-ah, aku tidak apa-apa” jawab gadis itu terbata.

“Aissh. Yah, shim yunmi bukankah kau sedang marah padanya ? Lalu mengapa kau menjawabnua. Bodoh. Oh aku terlalu terpana” batin yunmi kembali.

Jongdae tersenyum. Ia tahu jika gadisnya itu pasti tengah merutuki dirinya sendiri. Kali ini jongdae telah dapat bernafas lega, perlahan di dekatkannya wajahnya ke arah yunmi berusaha meyakinkan dirinya jika gadis itu telah lupa akan kekesalannya.

“Bagaimana kau menyukainya ?” Tanya jongdae dengan senyumnya.

Yunmi tidak menjawab gadis itu berusaha mengalihkan kembali tatapannya.

“Apa aku terlihat tampan ?”

“Karena kau diam. Ku rasa aku terlalu tampan. Benar ?” Jongdae tertawa di akhir kalimatnya dan itu sukses membuat yunmi kembali menatapnya.

“Chagi-ya, aku bahkan mengenakan kemeja berwarna putih” kata jongdae membuat yunmi kembali meneliti penampilan pemuda itu.

“Bukankah kau bilang. Aku selalu telihat berbahaya jika mengenakan pakaian berwarna putih” usaha jongdae semakin gigih.

Yunmi masih meneliti tampilan jongdae dari kepala hingga mata kakinya. Rambut dengan warna baru, kemeja putih dan celana hitamnya. Ugh, mengapa- mengapa jongdae terlihat sempurna bahkan hanya dengan setelan sederhana.

“-kenapa kau mengubah warna rambutmu ?” Tanya yunmi kemudian. Entahlah, persetan dengan rasa kesal yang telah luntur entah kemana itu.

“Tidak ada alasan. Aku hanya ingin mencari suasana baru. Kenapa ? Kau tidak suka ?” Jongdae balik bertanya.

“Ti-dak, ah maksudku-“

“Aku tampan. Tentu saja. Jongdaemu ini bukankah selalu tampan di matamu. Terlebih dengan kemeja ini. Ketampananku pasti meningkat 200% bukan ?” Potong jongdae percaya diri.

“Ckckkc, seperti jongdae biasanya. Kau terlalu percaya diri tuan kim” jawab yunmi dengan decaknya.

“Chagi-ya, kau tertawa ?” Jongdae kembali bersuara dengan senyum merekahnya.

“E-eoh. Tidak- aku tidak-” gelagapan yunmi bersikap salah tingkah.

“Eyyy, kau sudah tidak marah padaku”

“Benar. Aku terlalu bersinar untuk di acuhkan chagi-ya”

Yunmi menyerah. Ia tidak lagi tahan bersikap kesal terlebih saat rasa kesal itu telah menghilang. Yang terpenting bagi gadis itu sekarang adalah ia ingin menatap namjachingunya itu lebih lama, lama dan lama dari biasanya.

“Apa kau berencana menggodaku dengan berpenampilan seperti ini ?” Tanya yunmi menyentuh sisi rambut baru jongdae dengan satu lengannya.

“Sejujurnya tidak ada, tapi- jika kau merasa tergoda maka aku akan bersyukur tentang hal itu” jawab jongdae menangkup kedua sisi wajah yunmi dengan gemasnya.

“Begitu ? Tapi- mengapa aku merasa di goda olehmu sekarang chagi-ya ?”

Jongdae tersenyum puas. “Kenapa ? Apakah aku semenakjubkan itu ?”

“Eoh. Tentu saja” jawab yunmi lugas dan itu kembali membuat jongdae tidak dapat menahan senyumnya.

“Jika hanya akan pergi ke acara pernikahan temanmu mengapa kau harus mengubah penampilanmu seperti ini ?”

“Entahlah, mungkin aku-“

“Menggodaku ? Tentu saja kau senang melakukannya” balas yunmi memotong perkataan jongdae.

Jongdae tekekeh. Ia tidak lagi dapat menahan rasa gemasnya. Di rengkuhnya tubuh yunmi ke dalam pelukannya dengan tiba-tiba.

“Eoh. Aku ingin menggodamu”

“Aku selalu ingin menggodamu”

“Aku menyukai saat kau bersemu”

“Saat kau terpana menatapku”

“-dan saat kau lagi-lagi jatuh cinta pada pesonaku” suara jongdae di depan wajah yunmi.

Keduanya saling menatap beberapa saat. Jongdae terus saja tersenyum kepada yunmi sementara gadis itu mati-matian menahan degupan di jantungnya.

“Yunmi-ya, apa-“

Jongdae tidak dapat melanjutkan kalimatnya karena sebelum sempat pemuda itu menyelesaikan kalimatnya bibir yunmi lebih dulu membungkamnya.

Jongdae tersenyum bahagia di sela kecupan hangat yunmi kepadanya. Pemuda itu balas memberikan lumatan singkat pada bibir yang selalu terasa manis dan sangat manis setiap kali ia menyentuhnya.

Jongdae perlahan menutup kedua matanya. Menyelami rasa yang di berikan yunmi kepadanya. Ya, ia harus bertanggung jawab atas apa yang membuat yunmi kehilangan kendalinya.

“Jongdae-ya, kau membuatku gila”

“Aku. Aku gila karenamu”

Fin.

Wkwkkwwk. Hai. Hai.

Bebeb kembali menyapa nih. Setelah sekian lama. Bebeb gak bikin lanjutan series yundae ini. Setelah lama bebeb galau gak punya ide.

Dan setelah seseorang yang baru aja ketar-ketir, kliyengan, mabok sama foto preview Dinamic Duo chen yang menghambur di tl meminta dengan penuh kerinduan *tsahhh buat bebeb bikinin ini ff lanjut.

-dan akhirnya ff kilat ini rampung dalam hitungan menit. So, maklumin ya kalau ada bagian-bagian yang mungkin kurang penggambarannya atau typo dimana-mana.

Ini karena kamu kim jongdae-ya! Blonde-mu ituloh kok kek beda…… gitu😆.

😍bebebaek_

Advertisements

One thought on “{Yun-Dae Couple} New Hair – by bebebaek_

  1. Pingback: {Yun-Dae Couple} The War – by bebebaek_ | BABY BEE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s