{Yun-Dae Couple} we are married – Memories II

by bebebaek_

| Kim Family |

Main cast : Kim Jong Dae (EXO), Shim Yun Mi (oc), Kim Da Eul (Lee Daeul).

Genre : romance, marriage life, family.

Length : Ficlet | Rating : 17.

Hasil dari mimpi dan imajinasi murni dari diri sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Denting suara lonceng gereja menghantarkan sepasang pengantin baru berjalan beiringan menuju halaman gereja dimana resepsi pernikahan mereka di laksanakan di sana.

Dengan mengenakan gaun dan setelan senada keduanya nampak begitu bahagia. Yunmi terus saja menyematkan senyum bahagianya terlebih saat jongdae menyematkan sebuah cincin berwarna perak di jari manisnya.

Riuh suara para undangan memenuhi halaman resepsi pernikahan dengan tema garden party itu ketika sang pemilik melakoni adegan yang begitu di tunggu-tunggu. Jongdae mencium yunmi di depan seluruh para tamu undangan.

“Apa yang kau lakukan ?” Kata jongdae saat melihat yunmi begitu fokus duduk di depan layar laptopnya sembari sesekali ia tersenyum seorang sendiri.

“Eoh!” Yunmi menoleh menatap jongdae yang kini telah berdiri di sampingnya.

“Kelihatannya begitu menyenangkan. Apa yang kau liat eum ?” Tanya jongdae lagi. Ia sedikit mencondongkan tubuhnya menilik apa yang tengah di tampilkan benda persegi di depan isterinya itu.

“Tidak ada. Aku hanya melihat kembali foto-foto pernikahan kita” jawab yunmi kembali fokus pada layar laptop dimana sebuah foto tertampil di sana. Ia, jongdae dan kedua sahabatnya.

“Bukankah baru terasa kemarin kita berada di sekolah yang sama, lalu sekarang-“

“Ya, baru terasa kemarin ia mengejekku dan sampai sekarang ia masih saja mengejekku. Heumm ku rasa dia benar-benar tidak menyukaiku” potong jongdae berujar sembari  fokus pada pemuda lain di foto tersebut.

“Lihat! Dia bahkan berpose seperti itu ketika berfoto di sampingku. Ckck” lanjut jongdae kembali berkomentar saat layar laptop itu menampilakan foto lainnya.

“Aku curiga. Jangan-jangan dia cemburu padamu” jongdae berujar dengan tatapan serius pada yunmi.

“Padaku ?” Tanya yunmi tidak mengerti. “Maksudmu, baek suka padaku. Eyyyy siapapun tahu ia hanya menyukai nana sejak di lahirkan” lanjut yunmi berkelit.

“Siapa bilang dia menyukaimu” jongdae membalas yang lagi di ikuti yunmi dengan tatapan tidak mengerti.

“Maksudku- mungkin saja dia menyukaiku. Hahaaa!” Jongdae tergelak sendiri oleh perkataannya sementara yunmi yang melihatnya memutar bola matanya sembari menggeleng tidak habis pikir.

“Yak, jangan keterlaluan. Kau tau baekhyun adalah sahabat terbaikku dan karenanyalah aku bisa menikah denganmu” kata yunmi menghentikan tawa jongdae. Kedua alis jongdae kini mengerut ganti tidak mengerti.

“Kau tahu sebelum aku menghubungimu untuk bertemu hari itu. Aku berlari panik ke rumah mereka mengganggu pagi indah mereka yang saat itu masihlah pengantin baru”

“Baekhyunlah yang memberiku saran untuk memberitahumu lebih dulu dan dia jugalah yang mengantarkanku ke taman, ia tidak mau membiarkan ku pergi sendiri, takut jika sewaktu-waktu pikiranku berubah. Ya, dengan pikiran sempitku aku bisa saja memilih untuk bunuh diri” lanjut yunmi tersenyum saat mengingat-ingat kembali hari itu.


*flashback on*

“Apa!!?” Pekik baekhyun dan nana bersamaan membuat yunmi yang tengah duduk gelisah dengan ekspresi kacaunya mengerutkan wajahnya terganggu akan kencangnya suara yang di hasilkan kedua pengantin baru tersebut.

“Inilah akhirnya. Yak! Lagi pula mengapa kau selalu menolak lamarannya ? Jika sudah seperti ini kau mau apa ?” Cecar baekhyun membuat yunmi semakin di landa dilema. Gadis itu hanya diam dan menundukkan wajahnya dalam.

“Baek-ah” tegur nana pada suaminya.

“Tidak apa-apa yunmi-ya, kau tidak perlu takut. Semuanya akan baik-baik saja” lanjut nana merangkul pundak yunmi menenangkan.

“Aku harus bagaimana nana-ya?” Suara yunmi lemah.

“Tentu saja kau harus memberitahunya. Apa perlu aku yang memberitahunya dan menghajarnya ? Ckckc, dasar brengsek. Beraninya dia melakukan hal itu padamu. Apa dia benar-benar mencintaimu ?” Baekhyun kembali bersuara.

“Yak! Apa kau benar-benar sahabatku !?” Bentak yunmi tidak tahan.

“Apa ? Mengapa kau marah padaku ? Aku hanya menyampaikan pendapatku” balas baekhyun tidak terima.

“Kau membuatku takut bodoh” ungkap yunmi kemudian kembali menghambur ke dalam pelukan nana.
Nana menatap baekhyun penuh isyarat. Tatapan yang menyuruh agar pemuda itu diam dan tidak lagi melontarkan kalimat pedasnya.

“Apa eomma dan appa-mu sudah tahu tentang hal ini ?” Tanya nana hati-hati.

Yunmi menggeleng pelan dan melihat hal itu lagi-lagi baekhyun menghela nafasnya kasar.

“Bangunlah. Tidak ada gunanya kau menangis di sini, ini tidak akan menyelesaikan masalahmu” kata baekhyun bangkit dari duduknya.

Yunmi dan nana mendongak menatap wajah baekhyun yang terlihat tegas tanpa ada kesan main-main. Bertahun-tahun mereka bersahabat namun ini adalah kali pertama keduanya melihat sikap baekhyun yang seperti ini. Terlihat seperti bukan baekhyun memang tapi kenyataannya hal ini cukup membuat yunmi merasa tenang.

“Ayo. Aku akan mengantarkanmu kepadanya” desak baekhyun kemudian.

“Ti-dak baek-ah, aku-“

“Yak! Kau tidak bisa menyembunyikannya lebih lama lagi. Kau harus memikirkan ini sesegera mungkin” baekhyun kembali bersuara dengan nada tinggi.

“Aku akan menemuinya sendiri” putus yunmi ikut bangkit dari duduknya.

“Tidak. Aku akan mengantarkanmu” putus baekhyun tegas.


*flasback end*

“Ahh, aku benar-benar tidak tahu jika baekhyun memiliki sisi seperti itu” kata jongdae dengan wajah tidak percayanya.

“Eoh! Jadi kau harus berbaik-baiklah padanya” jawab yunmi menyentil hidung suaminya yang kini sudah duduk di sampingnya.

“Eummm chagi-ya, dimana daeul ?” Tanya jongdae kemudian setelah menyadari tidak ada putra kecilnya itu di kamar luas mereka.

“Daeul ? Tentu saja ia sudah tidur” jawab yunmi santai.

Jongdae mengedarkan pandangannya bingung dan yunmi mengerti. Dengan senyum cerahnya wanitu itu menyentuh wajah jongdae menuntunnya untuk kembali menatapnya.

“Ia tidur di kamarnya” kata yunmi masih dengan senyumnya. “Anakmu sudah begitu pintar. Aku benar-benar terkejut saat ia bilang, ia ingin tidur di kamarnya sendiri” lanjut yunmi di selimuti rasa bangga akan pertumbuhan sang anak.

“Benarkah ? Woahhh daeul memang pintar. Ia sangat mengerti apa yang appanya inginkan” kata jongdae berbinar.

Yunmi mengerutkan alisnya tidak mengerti, ia menatap jongdae yang kini menatapnya sembari mengulum senyum penuh arti.

“Apa-?” Tanya yunmi kemudian.

“Eyyyy, kau pasti mengerti”

“Yak, kau selalu saja seperti ini”

“Tapi aku tau kau suka” jongdae berujar manja di sertai senyum penuh arti. Pemuda itu menuntun yunmi bangkit dan menggiringnya menuju tempat tidur keduanya meninggalkan laptop yang masih menyala di atas meja.

Jongdae meraih lampu tidur di sisi tempat tidur mereka dengan satu lengan bebasnya. Ia mematikan lampu kamar mereka membiarkan kamar itu gelap tanpa pencahayaan.

Fin

Lama kan ya bebeb update series wam ini. maafkan😯😔

Maaf juga ya kalau bingung ini alurnya maju mundur cantiqqq😉 -moga kalian mengerti ya😊😊

Btw berasa ngefeel ya sama SM Super Celeb League barusan. Kek kebetulan yang manis gitu buat bebeb liat ayangbeb sama chenta deket. ughh~

🙆bebebaek_

Advertisements

2 thoughts on “{Yun-Dae Couple} we are married – Memories II

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s