a thousand years [1\2] – by bebebaek_

by bebebaek_

Main cast : Baekhyun & Hera.

Genre : romance.

Length : Ficlet | Rating : General.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Baekhyun bergerak gelisah di atas tempat tidurnya, kedua bola mata terpejamnya berkedut cemas. Tidurnya tidak nyenyak terlihat jelas dari alis yang mengerut gusar dan keringat yang mengalir di pelipisnya.

“Hahhhh! Hha. Hha.” Suara helaan nafas tersengkal mengeluar setelah baekhyun membuka matanya.

Baekhyun terbangun. Dengan sisa-sisa nafas yang masih berderu tidak teratur, mata pemuda itu mengamati sekelilingnya.

“Jadi tadi itu hanya mimpi” suaranya kembali. Nafasnya telah kembali normal.

Ya, baekhyun telah sepenuhnya sadar. Ia berada di kamarnya, di apartemnnya yang dominasi nuansa klasik. Jaman modern yang jauh berbeda dari jaman yang entah- di lihatnya beberapa menit yang lalu.

“Apa itu tadi aku ?” Baekhyun kembali bergumam, sembari mendudukkan tubuhnya pemuda itu menyeka sisa keringat di pelipisnya.

“Itu- begitu menyedihkan. Sakit. Ya, aku bahkan merasakan sakitnya” baekhyun menurunkan tangannya menyentuh dada bidangnya di balik kaos hitam yang ia kenakan.

“Aku merasakannya saat pedang itu menghunus dan-“

“Lalu siapa gadis itu ?” Bola mata baekhyun kembali menerawang pada mimpi yang terasa nyata itu.

“Aku rela mati hanya karena tidak ingin berpisah darinya-. Apa? Apa? Aku menyukainya. Apa ia orang berharga bagiku”

“Issshh! Yak! Baekhyun. Sadarlah kau hanya baru saja bermimpi. Jangan karena bermimpi kau tiba-tiba berfantasi aneh” baekhyun mengeluh pada dirinya sendiri. Bingung akan arti dari mimpi itu.

“Tapi… Apa tadi itu gambaran reankarnasiku di masa lalu ?” Baekhyun kembali tertarik untuk berfantasi. “Ah! Sudah. Sudah lupakan. Jam berapa sekarang aku bisa terlam-” baekhyun menghentikan kalimatnya saat bola matanya kini membola mendapati angka pada jam dinding yang tergantung di atas dinding kamarnya.

“Jam 9!” Ohhh astagaaa! Aku terlambat! Akhhhhhh~ dosen botak itu pasti tidak akan membiarkanku selamat kali ini!” Teriak baekhyun kemudian berlalu cepat menuju kamar mandi.

~

Dan di sinilah baekhyun berakhir. Di depan ruang kelasnya. Baekhyun baru saja di usir dari kelas bahkan sebelum ia duduk di kursinya. Dosen botak itu benar-benar tidak memberinya kesempatan sama sekali untuk berbicara saja tidak apalagi untuk mengemukakan sebuah alasan.

“Apa aku pulang saja ? Eyyy untuk apa aku jauh-jauh datang ke kampus jika setelah di usir aku langsung pulang. Tapi- kemana ya ?” Gumam baekhyun sembari memulai langkahnya meninggalkan kelas bahasa mandarin itu dan berlalu membaur dengan mahasiswa lain.

Entah seberapa jauh sudah kedua kaki baekhyun menuntunnya membawanya mengelilingi kampus yang begitu luas ini hingga ia tiba di sebuah taman. Bukan ini bukan taman, ini hanyalah hamparan hijau rerumputan liar yang berada di belakang kampusnya.

Tidak ada apapun di sana. Hanya pemandangan hijau yang dapat menyengarkan mata dan pikiran baekhyun. Pemuda itu tersenyum sendiri dan setelahnya berbalik berniat untuk beranjak kembali.

Baekhyun menghentikan langkahnya saat melihat ada orang lain di tempat itu. Seorang gadis. Gadis itu dengan rambut hitam panjang yang tergerai indah berjalan dengan senyum mengambang mengiringi seekor capung yang entah-apa ia ingin menangkapnya ?.

Sejenak baekhyun terpana. Pemandangan di depannya begitu sempurna. Bak bingkai lukisan indah saat surai panjangnya terangkat semilir hembusan angin dengan senyum yang manis.

Baekhyun mengerjap. Tiba-tiba sebuah bayangan terlintas di benaknya. Ia dan gadis itu dengan pakaian berbeda di tempat serupa, di tengah hijau rumput dan dedaunan bersama menunggu seekor burung pipit masuk perangkap.

Merasa dejavu lagi-lagi baekhyun mengerjap.

“Hhoa!” Baekhyun terkejut saat wajah gadis itu meniliknya begitu dekat.

“Yak! Apa yang kau lakukan!” Reflesk baekhyun memundurkan wajahnya.

“Aaa.. itu- tadi kau terdiam. Aku berkali-kali memanggilmu tapi kau tetap tidak menjawab. Aku juga mengibaskan tanganku tapi kau sama sekali tidak berkedip. Ku kira kau-“

“Tidak. Aku tidak apa-apa” baekhyun berujar cepat, berbalik dan pergi tanpa menoleh sedikit pun.

“Eumm ia kenapa ?” Heran gadis itu menatap punggung baekhyun yang menjauh dengan langkah cepatnya. “Lucu” lanjutnya dengan senyum yang kembali tercetak di wajahnya.

“Ishhhh, apa itu tadi” gumam baekhyun di sela langkahnya.

“Ouchh, jantungku. Kenapa ?” Baekhyun kembali memegang dadanya menghentikan langkahnya dan bersandar di balik tembok lorong kampus.

“Ini aneh. Benar-benar aneh”

TBC

Aaaaaaaaa!!!!! fix bebeb mabok, bebeb lumerrr, bebeb meleleh.. duh gantle banget sih pangeran eun ini. Gak mau pisah sama istri ampe rela minta di tebas.

Gimana dong! Bebeb gak bisa moveon. Udah seminggu pasca adegan kissue mereka bebeb masih kebayang lumernya di tambah ini… kan kan kan… bebeb jadi berfantasi sendiri.

Maklumi fans retjeh ini yang tiba-tiba ingin mereka bersama lagi di masa depan😄😄😄

Demi ya! Di tambah mereka follow2 an terus baek komen di postingannya hera. Aaaaaa (lagi) kalian bikin aku emessh emessh -duh baek monggolah lu juga posting sesuatu gitu. *hehehhe.

Lahiriah kan ya manusia itu gak pernah puas. Apalagi diriku yang seorang fans nun jauh di pojong tepi pinggiran hamparan bumi ini *tsahhh apasih😑

Yaudah. udah. bebeb akhiri. Yang suka dan emeshh sama eun-soondeuk yuk ngacung! (Jempolnya loh ya😆😆😆).

💕bebebaek_

Advertisements

6 thoughts on “a thousand years [1\2] – by bebebaek_

  1. Ya! author-nim aaaaa jinjja joah..
    aku pikir cuman aku aja yg baper sma mereka di drama ya ampun ternyat author juga baper.
    sampe sekarang aja bapernya masih terasa,
    makin baper lagi mereka follow2an ig yakan makin makin aja baper abis .. rasanya ingin berkata kasar hahaha.

    author bikin ff baekhyun dan hera lagi dong, ini ff nya bagus bgt. lanjut yah thor jangan lama2.

    keep writing and fighting ^^

    Like

    • Aaaaa diriku lgsg berasa ketemu soulmate. #tsaaaah.

      Sampai inipun masih baper masih suka play2 part mereka lagi. Aaaaaa eundeok bener-bener.

      Di tunggu aja ya. Dikit lagi kok. Heheheh

      Like

  2. Pingback: a thousand years [22] – by bebebaek_ | BABY BEE

  3. Pingback: Happy Ending – Epilog of ‘a thousand years’ | BABY BEE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s