{Yun-Dae Couple} we are married – Kim Family


by bebebaek_

Love You Again |

Main cast : Kim Jong Dae (EXO), Shim Yun Mi (oc), Kim Da Eul (Lee Daeul).

Genre : romance, marriage life, family.

Length : Ficlet | Rating : 17.

Hasil dari mimpi dan imajinasi murni dari diri sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Derap langkah panjang terdengar jelas di lorong apartemen yang terlihat sepi. Langkah demi langkah di ayunkan jongdae dengan pasti. bibirnya bahkan telah melengkung membentuk senyum yang terlihat samar.

Malam ini jongdae dapat pulang tepat waktu. Kesempatan yang sungguh sangat jarang di dapatnya semenjak ia menjabat sebagai seorang general manager.

Diraihnya gagang pintu itu setelah sebelumnya memasukkan deretan angka di sana. Jongdae membukanya pelan kemudian masuk.

Pemuda itu di suguhi sebuah pemandangan indah ketika sepasang kakinya beranjak memasuki ruang tengah. Senyumnya semakin mengembang menyaksikan kedua orang yang di cintainya berada di depannya. Yunmi. Istrinya itu tengah sibuk memotong-motong kecil buah melon dan memasukkannya ke dalam sebuah mangkuk kecil di depannya sementara jagoan kecilnya tengah berlari-lari riang dengan sebuah mainan di tangannya.

“Ppa!” Seru daeul antusias saat bola mata kecilnya menangkap sosok sang ayah berdiri tidak jauh di depannya.

Yunmi mengalihkan tatapannya saat mendengar suara dari putra kecilnya. Yunmi tersenyum membalas jongdae yang tangah memandangnya dengan senyum yang selalu membuatnya merasa hangat.

“Ppa! Appa pu-yang?” Celoteh daeul sembari melangkah dengan kaki kecilnya menghampiri sang ayah yang kembali mengalihkan fokusnya pada anak semata wayangnya itu.

Jongdae tersenyum. Senyum bangga, terharu dan takjub melihat bagaiamana putranya itu melangkah menghampirinya. Anaknya telah tumbuh dengan cepat.

Jongdae menghampiri daeul membuat anak kecil itu berhenti dan berdiri di tempatnya sementara sang ayah berjongkok, menatap daeul dengan senyumnya.

Jongdae mengulurkan lengannya, mengusap puncak kepala daeul gemas saat anak itu menatap jongdae dengan wajah polosnya.

“Aigoo.. jagoan appa” suara jongdae mencium pipi embul daeul kemudian merengkuh tubuh kecil daeul dalam gendongannya.

Jongdae melangkah menghampiri yunmi yang kembali sibuk dengan buah melon di depannya.

Chu~

Jongdae mendaratkan sebuah kecupan hangat di pipi kanan istrinya itu. “Apa daeul nakal hari ini ?” Suara pemuda itu setelah duduk di sisi yunmi dengan daeul telah duduk di pangkuannya.

Daeul tersenyum cerita. Anak itu memainkan mainan kecil di tangannya tanpa menghiraukan lengan sang ayah yang mengusap kepalanya penuh sayang.

Jongdae mengalihkan pandangannya dan menengok kembali menatap yunmi.

“Kau lelah hari ini yeobo ?” Jongdae bertanya dengan tatapan teduhnya. Yunmi membalas tatapan jongdae, tersenyum kemudian menyodorkan sepotong melon ke dalam mulut suaminya itu.

“Tidak. Karena selalu menyenangkan bermain dengan anakmu” suara yunmi menjawab pertanyaan jongdae sembari menatap sang anak.

Jongdae kembali mengukir senyumnya dan sekali lagi pemuda itu mendaratkan kecupan hangatnya yang kali ini mendarat di dahi yunmi.

Daeul yang merasa di abaikan oleh kedua orang tuanya begerak tidak nyaman di pangkuan jongdae, anak itu meraih lengan yunmi kemudian merangkak berpindah kepangkuan sang ibu.

Daeul berusaha bangkit dan mencium dagu yunmi dengan wajah polosnya.

“Oh daeul-ah” suara yunmi terkejut. Wanita itu kemudian menatap sang anak dengan tatapan tidak percaya.

Daeul hanya tersenyum menanggapinya. Kedua lengan kecil anak itu lantas bergerak-gerak menggemaskan.

“Kau cemburu pada appa ?” Tanya jongdae meraih satu lengan daeul yang menjadi pusat perhatiannya.

“Ap-pa!” Celoteh anak itu menatap sang ayah lalu kembali tersenyum polos.

“Ohho~ Kau sudah ingin serakah tidak ingin berbagi eomma-mu pada appa” suara jongdae kembali pemuda itu gemas dan merengkuh tubuh kecil daeul mengangkat anak itu keudara membuatnya tertawa hingga menghilangkan mata kecilnya.

Yunmi menatap keduanya sembari ikut tersenyum. Kemudian wanita itu bergerak menghampiri keduanya dan menarik pelan dasi yang melingkar di leher jongdae membuat kegiatan ayah dan anak itu berhenti.

“Aku akan menyiapkan air hangat untukmu. Setelahnya kita akan makan bersama” suara yunmi sembari melepas lilitan dasi tersebut.

“Kau pasti lelah di kantor seharian.” Lanjut yunmi bangkit dan mengambil tas kerja jongdae, membawanya ke dalam kamar mereka.

“Eomma-mu adalah wanita terbaik di dunia daeul-ah, kau harus tahu itu” kata jongdae mengajak daeul berbicara sementara kedua bola matanya menatap sang istri yang tengah berjalan menjauhi keduanya.

***

“Kau sudah selesai ? Duduklah kita makan bersama” yunmi membuka suara saat mendapati jongdae berdiri di sisi meja makan mereka.

“Kau istri idamanku chagi-ya” suara jongdae dengan nada manja yang di buat-buatnya.

“Ckckc, dasar” yunmi hanya dapat berdecak karenanya.

Lalu jongdae duduk di salah satu kursi mengapit daeul yang sudah duduk di kursi makannya.

“Appa akan menyuapimu” kata jongdae mengambil alih mangkuk bubur di depan daeul. Pemuda itu gemas melihat tingkah sang anak yang dengan susah payah memasukkan sendok kecil kedalam mulutnya.

“A-aa..” seru jongdae menginterupsi daeul untuk membuka mulutnya.

Daeul menerima suapan dari sang ayah. “Aigoo… bagus. Anak appa jago makan seperti eommanya” suara jongdae menarik kembali sendoknya lalu memakan sisa yang di tinggal daeul di sendok itu.

“Oh! Daeul-ah makanan-mu enak sekali” racau jongdae mendelik pada yunmi yang juga dengah mendeliknya dengan sebuah tatapan yang -ah jongdae menyukai tatapan kesal istrinya itu.

Setelah menyelesaikan makan malam hangat penuh tawa. Yunmi membereskan meja makan dan mencuci bekas piring kotor mereka.

Saat yunmi sedang sibuk dengan pekerjaan ibu rumah tangganya, jongdae yang selalu mengaku sebagai seorang ayah super tengah bermain dengan daeul di ruang tv.

Suara tawa terdengar nyaring merambat hingga ke telinga yunmi saat dua laki-laki itu tengah bermain bersama. Daeul berjalan kesana kemari mengambil bola yang di lemparkan oleh jongdae. Kemudian, saat bola itu di dapatkannya daeul dengan kaki kecilnya berlari mengejar jongdae yang juga bergerak seolah berlari kencang.

“Daeul-ah! Ayo tidur” Yunmi bersuara setelah tiba di ruang tv menghentikan langkah daeul lalu berbalik dan mehambur ke dalam pelukan yunmi.

Yunmi menyambut hangat pelukan jagoannya itu. Dengan sigap yunmi mengangkat dan menggendong daeul membawa anak itu menuju kamar mereka.

Yunmi membaringkan daeul di kasur lebar di sisi bawah tempat tidurnya. Wanita itu berusaha membuat sang anak terlelap.

Yunmi menutup tubuh daeul dengan sebuah selimut hangat saat jongdae memasuki kamar mereka.

“Apa daeul sudah tidur ?” Tanya pemuda itu dengan lengannya yang bergerak menutup pintu itu kembali.

“Ya, sepertinya dia kelelahan karena bermain denganmu” jawab yunmi menatap teduh wajah damai daeul yang tengah tertidur.

“Anak ini cepat sekali tumbuhnya” kata jongdae ikut menatap sang anak dengan senyumnya. Lengan jongdae terulur merangkul pundak sang istri di sisinya.

“Yunmi-ya” panggil jongdae setelah beberapa saat keduanya diam terlarut akan suasana.

“Hmmm” jawab yunmi dengan gumaman. Mata wanita itu masih tidak lepas dari anaknya.

“Bagiamana kalau- emmm” jongdae menghentikan perkataannya membuat yunmi menoleh menatap jongdae dengan alis yang mengerut bingung.

“Emmm chagi. Bukankah kita sudah lama tidak-” lanjut pemuda itu dengan wajah malu-malu.

Yunmi masih tidak mengerti. Wanita itu hanya menatap jongdae yang terlihat aneh dengan tingkahnya.

“Bagaimana jika kita membuat adik untuk daeul ?” Lanjut jongdae jelas membuat yunmi mengerti. Ya, yunmi mengerti.

“Aku sangat merindukanmu. Akhir-akhir ini kita tidak bisa-“

“Yunmi-ya” Jongdae menarik bahu yunmi meraup bibir ranum itu lamat-lamat.

Yunmi yang pada awalnya terkejut dengan perlakuan mendadak dari jongdae perlahan terbawa suasana. Jongdae memperlakukan yunmi begitu lembut.

Kecupan demi kecupan jongdae daratkan di seluruh wajah sang istri dan saat kecupan itu kembali beralih pada benda manis dan hangat kesukaannya. Jongdae kembali menyesap dan melumatnya dalam.

Perlahan jongdae menggiring tubuh yunmi membawa wanita itu berbaring di tempat tidur keduanya.

Rindu telah membubuh di hati jongdae dan yunmi. Keduanya begitu jarang memiliki waktu untuk bersama. Jongdae selalu pulang terlambat dan tiba saat yunmi telah terlelap. Dan jika pun pemuda itu pulang tepat waktu, namun pemuda itu harus menyelesaiakan pekerjaannya yang menumpuk itu kembali di rumah. karena itu saat-saat seperti ini benar-benar berharga bagi jongdae, begitupun yunmi.

Helaian benang tidak lagi menutupi tubuh keduanya. Hanya selimut putih yang di naikkan jongdae untuk menutupi tubuh keduanya.

Jongdae telah berada diatas tubuh yunmi, menciumi wanita itu dengan seluruh perasaannya. Keduanya kembali menyatukan cinta untuk kesekian kalinya.

“Eheee~”suara kecil daeul menginterupsi kegiatan keduanya.

Yunmi menahan dada jongdae dengan kedua tangannya. Mata bening yunmi bergerak gelisah. Keduanya menahan nafas menunggu reaksi lanjut dari daeul di bawah sana dan saat dengkuran halus anak itu kembali terdengar, keduanya menghembuskan nafas lega.

“Anak ini. Ckckc” decak jongdae menatap daeul sesaat. Kemudian tatapan pemuda itu kembali fokus pada yunmi yang berada di bawahnya.

Wanita itu masih memasang wajah tegang membuat jongdae tidak tahan untuk mengukir senyumnya kembali.

“Dia tau dan tidak ingin mengganggu kegiatan kita” kata jongdae sebelum kembali meraup bibir yunmi dalam, memulai kembali kegiatan keduanya yang sempat terhenti sebelumnya.

Fin

Kyaaaaaaa kyaaaaaa! Demi apa setelah lama menanti nanti daeul ketemu kembaran tuanya -chen/jongdae/appa jongdae. Yesss! Akhirnya hari itu datang juga dan seketika jiwa yundae couple kim family we are married menggelora.

Duh maafkan jika gaje dan mengandung unsur uhuks! Ya, soalnya gimana lagi liat appa cem gini nih bawaannya liar muhu. *ehehhe).

💜bebebaek_

Advertisements

One thought on “{Yun-Dae Couple} we are married – Kim Family

  1. Pingback: {Yun-Dae Couple} we are married – Memories II | BABY BEE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s