[Oneshoot] Artificial Love – by bebebaek_

image

by bebebaek_

Main cast : Byun Baek Hyun (EXO), Kim Na Na (oc).

Genre : –

Length : Oneshoot | Rating : 17.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Setapak demi setapak langkah pemuda itu pijakkan di atas lantai keramik sebuah ruangan. Tanpa mengenakan alas kaki ia mengabaikan dinginnya lantai yang menusuk kedua telapak kakinya. Pemuda itu terus melangkah pasti.

Gelapnya ruangan kamar ia tembus tanpa sebuah halanganpun. Ya, pemuda itu sudah sangat hapal dengan rumah ini, dengan suasana ini, dan dengan kamar ini.

Langah pemuda itu terhenti ketika mata tajamnya menangkap sosok itu, sosok yang selalu memenuhi rulung hatinya, sosok yang membuatnya seolah sulit untuk bernafas dan selalu memenuhi otaknya.

Pemuda itu berdiri di tempat, diam dan menatap lekat lekuk wajah damai tidur sosok itu. Manis dan selalu sukses membuat bibirnya melengkung dengan sendirinya.

Mata indahnya, hidung kecilnya, bibir pinknya, dagu kecilnya dan surai harumnya membuat rasa rindu di hati pemuda itu semakin bergejolak.

Perlahan pemuda itu merajut kembali langkah yang tadi sempat terhenti. Dengan hati-hati ia memposisikan dirinya tepat di sisi tubuh gadis itu.

Lengan pemuda itu terulur mengusap lembut surai hitam gadis di depannya dan membenarkan anak-anak rambut gadis itu, menyelipkannya di sela-sela daun telinga lembutnya.

“Baek-ah” gumam gadis itu terusik akan kegiatan pemuda bernama baekhyun itu.

“Baek-ah, kau datang ?” Suara gadis itu kembali. Perlahan ia membuka mata beratnya, mengerjap menatap pemuda di depannya.

Senyum bahagia tercetak sempurna di wajah cantik gadis itu saat mendapati betul pemuda yang selalu di rindukannya itu kembali datang menemuinya, memenuhi janji yang selalu di ikrarkannya di akhir pertemuan mereka.

“Apa kau merindukanku ?” Suara baekhyun sembari mengelus lembut sisi wajah gadisnya.

Gadis itu mengangguk. Memberi jawaban dengan senyum manisnya.

“Nana-ya” panggil baekhyun kembali setelah beberapa saat keduanya hanya saling berpandangan dalam.

“Hmmmm ?” Tanggap nana lembut.

“Kau tau jika aku kembali itu artinya aku sangat merindukanmu. Sama seperti apa yang kau pikirkan. Aku merindukanmu dan menginginkanmu” kata baekhyun dengan ekspresi tajamnya. Tidak ada kesan main-main di dalam rautnya.

Baekhyun mendekatkan wajahnya perlahan memangkas jarak di antara mereka dengan saling menatap dalam satu sama lain.

Pemuda itu memutuskan kontak keduanya saat hanya tersisa sedikit jarak. Perlahan nana menutup mata seiring dengan di rasanya lembut bibir baekhyun menempel di permukaan bibirnya.

Baekhyun mengecupnya, melumatnya, menciumnya semakin dalam membuat nana refleks mengerjap merasakan desiran aneh di dalam tubuhnya.

Tiba-tiba baekhyun menggigit bibir bawah nana membuat gadis itu kembali menutup mata dan seiring itu juga baekhyun melesakkan lidahnya lalu benda tak bertulang itu bergerak liar di dalam sana.

Perlakuan pemuda itu tidak pernah berubah, selalu berhasil membuai nana menciptakan candu untuk kembali merindukan pemuda yang selalu datang dalam gelap malamnya.

Kedua tangan nana terulur mencengkram erat permukaan kemeja baekhyun saat ciuman pemuda itu yang semakin memanas.

Baekhyun mulai menjamahi kulit leher nana, meninggalkan beberapa jejak keunguan sementara jemari lentiknya mulai menelusup ke dalam kaos tipis nana, mengusap permukaan perut dan…

“Baek-ah” suara nana tiba-tiba membuat seluruh aktifitas baekhyun berhenti.

Baekhyun menatap nana sesaat. Kemudian pemuda itu menyunggingkan senyum miringnya sembari kembali mendekat, lalu bibirnya kembali mendarat di permukaan bibir nana dan mengecupnya lembut.

“Aku menginginkanmu” kata baekhyun setelah mengangkat kembali kepalanya. Menghadapkan wajah mereka dan menatap nana dengan tatapan dalam.

Nana hanya menatap sendu baekhyun dalam diam.

Kemudian baekhyun mempertemukan bibir mereka kembali, mencium nana dalam sembari kedua tangannya sibuk melepas helai demi helai pakaian yang melekat di tubuh mereka.

Dalam hitungan detik keduanya kini saling memandang tanpa ada sehelaipun benang di tubuh mereka.

Baekhyun menarik selimut di bawah kakinya, menutupi sebagian tubuh polos mereka. Pemuda itu menempatkan tubuhnya mengurung nana dalam kuasanya.

Keringat telah bercucuran di sela aktifitas mereka. Nana menatap lekat wajah baekhyun di atasnya, merekam lekuk sempurna itu dalam bening mata dan ingatannya.

Merasa di tatap seperti itu, baekhyun yang tengah bergerak aktif di atas tubuh nana berhenti tanpa melepas kontaknya. Pemuda itu meraup lembut bibir membengkak nana.

“Eungh~” satu desahan lolos dari bibir mungil nana. Gadis itu menutup kedua bola matanya rapat saat merasakan sesuatu menembus tubuhnya dalam.

Nafas nana tersengkal merasa nyeri di bagian bawah tubuhnya. Dan saat rasa nyeri itu mulai reda nana memberanikan diri membuka perlahan kelopak matanya.

Nana mengerut bingung saat tidak lagi menemukan sosok pemuda itu di sisinya, pandangan nana mengedar ke seluruh penjuru kamar. Namun, nihil tidak ada apapun hanya sebuah kamar kamar kosong dengan suasana hampa.

Nana mendongak menatap langit-langit kamarnya. Gadis itu baru menyadari jika kamarnya tidak lagi gelap. Sinar sang raja hari telah menyusup di balik tirai kamarnya.

“Apa aku kembali bermimpi ?”

“Apa itu semua hanya mimpi ?”

“Siapa kau ?”

“Baekhyun. Sebenarnya siapa dirimu ?” Gumam nana sembari memeluk tubuhnya.

Hatinya kembali di balut rasa gundah. Bingung dengan semua kejadian yang belakangan ini terjadi di luar akal sehatnya.

Nana bangkit dari tempat tidurnya. Dengan pikiran yang di penuhi banyak pertanyaan gadis itu berdiri di depan cermin memandang pantulan dirinya nanar.

“Jika semua ini adalah mimpi mengapa semuanya terasa begitu nyata” suara nana kembali sementara lengannya menyentuh kulit lehernya di mana jejak itu masih jelas terukir di sana.

“Jika dia hanyalah sosok khayalan yang ku buat- sosok untuk menutupi kesunyianku. Mengapa, mengapa rasanya sosoknya jelas ku rasa keberadaannya dan kehangatannya”

Nana kembali menatap nanar pantulan dirinya di cermin.

“Apa kau sosok lain dari kehampaanku ?”

“Baek-ah. Tadi kau tidak mengatakan akan kembali”

Fin

Hallo! Hallo!
bebeb kembali dengan cerita gaje yang entah tentang apa ini.

Jangan tanya bebeb siapa sebenarnya baekhyun dan ada apa dengan nana. Karena bebeb juga gak tau. Hihihi

Ide awalnya cuma karena bebeb gak kuat liat lekukan tubuh baekhyun ngedance artificial love di exo’rdium. Astaga genjotan my baby bee sungguh membuat diri ini bunting brojol bunting brojol *opps!

bebebaek_ (^^)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s