Namjachingu ? (My Valentine) – by bebebaek_

image

By bebebaek_

Namjachingu ? (Jealous II) |

Main cast : Byun Baek Hyun (EXO), Kim Na Na (oc).

Genre : romance.

Length : Oneshoot | Rating : PG teen.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

14 februari, tanggal di mana semua pasangan di muka bumi ini berlomba-lomba saling menunjukkan kasih sayang, memiliki rencana untuk pergi ke tempat romantis dan menghabiskan waktu bersama.

Sama seperti pasangan pada umumnya baekhyun dan nana juga memiliki rencana untuk menghabiskan waktu bersama di hari itu. Namun, karena kesibukan baekhyun, keduanya tidak bisa menikmati waktu full satu hari mereka.

Baekhyun yang secara mendadak memiliki jadwal latihan piano di pagi hari akhirnya memaksakan keduanya hanya bisa bertemu di sore hari.

‘Nana-ya kau ingat, jam 07:00 aku akan menunggumu di cafe happines. Ah jangan lupa pakailah si ‘clean’ okay ?’

Nana tersenyum membaca deretan kata dari pesan chat yang baekhyun kirim kepadanya.

Gadis itu baru saja terbangun dari alam mimpinya setelah terusik oleh sinar matahari yang menyusup masuk ke dalam kamarnya.

Setelah mencuci mukanya, nana kembali duduk di atas tempat tidur nyamannya. Gadis itu diam sesaat, dengan raut wajah bingung gadis itu nampak sedang memikirkan sesuatu.

Ya. Sejak satu minggu yang lalu nana di pusingkan dengan hadiah apa yang akan dia berikan kepada baekhyun sebagai hadiah valentine. Bunga ? Boneka ? tidak mungkin. Semua benda itu hanya untuk perempuan. Lalu bagaimana dengan benda lain. Ahhh nana bahkan baru saja menemani baekhyun membeli dompet. Untuk saat ini tidak ada benda yang baekhyun butuhkan.

Nana mengubah posisi duduknya resah, gadis itu masih berusaha keras berpikir. Berharap sebuah bola lampu menyala di atas kepalanya.

“Valentine…” gumam nana.

“Sayang ?”

“Haisshh aku benar-benar tidak dapat memikirkan sesuatu. Apa aku harus jujur pada baekhyun ? Ah. Ani. Itu sangat memalukan” gusar nana.

“Hari kasih sayang. Yak, aku bahkan menyayanginya berhari-hari”

“Valentine. merah muda, bunga, boneka… co-ke-lat”
Nana terdiam setelah menyelesaikan gumamannya pelan. Dapat gadis itu rasakan sesuatu benar-benar menyala di atas kepalanya.

“Ahh! Cokelat. Ya, bagaimana kalau aku membuat cokelat saja. Dengan ukiran nama, hati, dan wajah. Eumm pasti menggemaskan” senang nana setelah sebuah ide melintas di kepalanya.

“Tapi apa itu tidak terlalu berlebihan ?” Ragu gadis itu setelahnya.

“Aniya. Apapun itu baiklah aku akan membuatnya. Aku benar- benar lelah jika harus mencari sebuah ide lagi” menyerah nana.

Gadis itu akhirnya bangkit dari duduknya kemudian melangkah menuju dapur.

“Apa semua bahan yangku perlukan ada ?” Tanya nana pada dirinya sendiri sesaat setelah gadis itu tiba di dapur.

Dengan cekatan gadis itu memeriksa setiap bahan yang dia perlukan. Ya, nana memang telah terbiasa dengan dapurnya. Gadis itu juga pernah membuat cokelat sebelumnya itulah mengapa nana tidak mengkhwatirkan waktu untuk proses pembuatannya.

Setelah semua bahan siap di atas meja pantrinya, gadis itu memulai langkah demi langkah membuat cokelat spesialnya.

Cukup lama gadis itu bergelut di dapur, hingga akhirnya nana memasukkan satu nampan penuh cetakan cokelat ke dalam lemari es.

“sekarang tinggal menunggu cokelatnya mengeras lalu aku akan menghiasnya” kata nana dengan senyum di wajahnya puas akan hasil kerjanya.

Waktu untuk menunggu cokelatnya mengeras nana gunakan untuk membersihkan dapurnya.

“Nana-ya, kau di mana ?” Suara seseorang memanggilnya.

“Eoh, eomma ?” Kejut nana saat sang eomma memasuki dapur.

“Di sini kau ternyata, ini tolong masukkan ke dalam lemari es ?” Suruh eomma nana sembari menyerahkan dua kantung plastik sayuran dan buah. Ah, rupanya eommanya baru saja kembali dari market.

“Kau membuat cokelat ?” Tanya eomma nana saat melihat sisa bahan yang masih berada di atas meja.

“Eum” angguk nana.

“Untuk baekhyun ?”

Tidak ada jawaban dari nana, gadis itu hanya diam sembari menunduk malu dan memasukkan beberapa sayur dan buah seperti pinta eommanya.

“Aigoo… dasar anak muda. Kau kira eommamu ini tidak pernah muda” goda eomma nana.

“Buatlah banyak hiasan dengan bentuk hati, namja menyukainya” kata eomma nana lagi sembari melangkah meninggalkan nana.

“Yak, eomma~” seru nana saat kembali mendapat godaan dari sang eomma.

Setelah punggung eommanya tidak lagi nana lihat, gadis itu melirik ke arah jam dinding.

“Ahh, sudah lebih dari 15 menit” ingat nana, gadis itu kemudian kembali membuka lemari es dan mengambil kembali nampan penuh cetakan cokelat.

Dengan telaten nana memberi berbagai bentuk hiasan dengan topping yang lucu. Bentuk hati, bunga, ukiran wajah, tulisan nama satu demi satu nana buat penuh sabar.

Selesai menghias cokelat buatannya gadis itu kemudian memasukkannya ke dalam sebuah kotak berwarna merah yang kemudian di beri pita berwarna pink.

“Ahh, selesai!” Seru nana

“Semoga baek menyukainya, ahh ini benar-benar sederhana” gumam nana sembari memandang kotok cokelatnya.

.

.

.

Baekhyun baru saja tiba di apartementnya setelah seharian penuh waktu namja itu di gunakannya untuk latihan piano bersama guru lesnya.

Baekhyun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya, memandang langit-langit kamarnya. Seakan tersadar sesuatu namja itu segera bangkit kemudian membuka laci kecil meja nakas di samping tempat tidurnya, mengambil kotak kecil berwarna biru tua kemudian membukanya.

Baekhyun tersenyum, namja itu sudah tidak sabar ingin memberikannya kepada yeojachingunya.

Setelah kembali menutup kotak tersebut dan meletakkannya di atas meja nakas, baekhyun bangkit kemudian melangkah menuju kamar mandi.

Selesai dengan ritual di kamar mandinya baekhyun membuka lemari pakain miliknya, beberapa saat namja itu terlihat memilah-milah pakaian apa yang akan dia kenakan.

Cukup lama baekhyun berdiri di depan lemarinya hingga akhirnya namja itu kini telah rapi dengan mengenakan sweater turtle neck berwarna putih yang di lapisi coat berwarna cokelat dengan bawahan jeans berwarna gelap.

Setelah merasa tampilan cukup rapi dengan melihat pantulan dirinya dari cermin, baekhyun segera melangkah keluar dari kamarnya kemudian mengenakan sepatu cat berwarna putih membuka pintu kemudian keluar menuju tempat yang telah di beritahukannya kepada nana.

Tidak lama baekhyun menunggu sembari duduk di kursi paling kanan setelah pintu masuk cafe, manik namja itu menangkap seseorang yang baru saja melewati pintu masuk dengan mengenakan dress selutut berwarna soft pink terlihat begitu cantik dengan pita kecil di sisi kiri pinggang rampingnya dan coat putih untuk melindunginya dari rasa dingin. Rambut gadis itu dibiarkan tergerai membuatnya terlihat begitu cantik.

Baekhyun tersenyum setelah bangkit dari rasa kagumnya saat mendapati gadisnya tengah mengedarkan pandangan mencari dirinya.

Namja itu semakin merekah saat menyadari sepasang sepatu yang menutupi kaki indah nana.

“Ah, dia benar-benar mengenakan clean” ucap baekhyun dalam hati.

Ya, beberapa hari yang lalu saat baekhyun mengajak nana untuk menemaninya membeli sebuah dompet tanpa sengaja keduanya melewati toko sepatu dan mata jeli seorang byun baekhyun menangkap sepasang sepatu cat pasangan bewarna putih.

Dengan alasan pergi ke toilet baekhyun meninggalkan nana saat keduanya sedang makan siang, ya baekhyun kembali ke toko sepatu yang di lewatinya tadi bersama nana, tanpa pikir panjang namja itu membeli sepasang sepatu pasangan tersebut dan menyembunyikannya dari nana.

Baekhyun tahu nana begitu menyukai sepatu cat, ya bagaimanapun tampilan nana yang terlihat anggun dan manis baekhyun mengenal nana, gadis itu tidak menyukai jenis sepatu yang memiliki tinggi bercenti centi hanya untuk terlihat cantik.
Karena itulah saat mengantarkan nana pulang, baekhyun memberikan satu pasang sepatu yang di sebutnya clean dan berkata agar nana menyimpannya dan mengenakannya nanti saat dia memintanya.

Ya lihatlah, bahkan saat ini nana tetap terlihat cantik dan manis mengenakan dress dengan sepasang sepatu cat.

Baekhyun mengangkat satu lengannya saat nana memandang ke arahnya. Masih dengan senyum indahnya baekhyun bersuara

“Nana-ya”

“Eoh” nana berujar sembari melangkah mendekati baekhyun.

Keduanya menikmati makan malam romantis mereka, dengan lilin di atas meja dan alunan musik yang mengiringi membuat suasana semakin romantis.

Setelah selesai menyantap makan malam mereka, baik nana maupun baekhyun hanya menatap pada sebuah panggung yang menyajikan musik untuk mereka dan semua pengunjung cafe, sesekali keduanya saling melirik dan tersenyum bersama saat mata keduanya bertabrakan.

Nana yang lama kelamaan merasa bosan akhirnya menatap baekhyun dan memegang lengan namja itu sesaat membuat baekhyun mengalihkan tatapannya kepada nana.

“Baek-ah, apa kita tidak pergi ke tempat lain ?” Tanya nana.

“Eum ? Kau mau pergi ke tempat lain ?” Baekhyun balik bertanya.

“Ya. Ku rasa ada tempat yang ingin ku kunjungi”

“Kemana ?”

“Kajja! Kau ikut saja” kata nana sembari menarik lengan baekhyun menuntun namja itu untuk mengikutinya.

Saat keduanya tengah berjalan berdampingan menuju tempat yang ingin di kunjungi nana, baekhyun membuka suaranya.

“Kau menyukai clean ?”

Nana menatap pada sepasang sepatu yang menutupi kakinya “eoh” nana tersenyum “aku menyukainya. Dan aku baru tau kau juga memiliki clean”

Kembali baekhyun tersenyum, namja itu menatap nana di sampingnya “tentu saja. Bukankah ini kejutan”

“Eum” angguk nana masih dengan senyum manisnya.

“Kau menyukainya ?” Tanya baekhyun lagi.

“Sangat, aku sangat menyukainya” jawab nana sembari mengamit lengan baekhyun dan memeluk lengannya erat yang cukup membuat namja itu terperanjak.

“Tada! Kita sudah sampai” pekik nana setelah keduanya tiba di tempat yang menjadi tujuan nana.

“pasar malam ?” kata baekhyun bingung yang di balas nana hanya dengan anggukan dan senyuman manisnya.

“Bukankah kita sudah sering ke sini ?”

“Eum, ya tapi kita tidak pernah mencoba itu” nana menunjuk pada salah satu wahana yang menjadi maskot pasar malam di daerah tersebut.

“Bianglala ?”

“Eoh, kau mau menemaniku kan ? Aku tidak pernah sekalipun mencobanya” kata nana sembari menatap baekhyun penuh harap.

“Malam ini langit begitu indah, aku ingin melihat bintang dari dekat dengan menaikinya” lanjut nana.

Baekhyun terkekeh geli “nana-ya, jika kau menaikinya. Kau hanya naik beberapa meter bagaimana mungkin kau bilang itu dengan menatap bintang dari dekat” jelas baekhyun.

“Tapikan tetap saja aku mendekatinya meskipun hanya beberpa meter”

“Eoh, ya. Kau mau kan eoh, eoh, eoh ?” Desak nana.

Baekhyun kembali tersenyum melihat tingkah nana yang sepertinya benar-benar ingin mencoba wahana tersebut.

“Kau menaikinya dengan pakaian seperti itu ?” Tanya baekhyun.

“Memangnya kenapa ? Lagi pula aku mengenakan clean bukan heels” bela nana.

Baekhyun semakin terkekeh geli, bagaimana nana bisa berkali-kali lipat lebih manis malam ini. Pikir namja itu.

“Eoh, baiklah” setuju baekhyun yang berhasil mencetak senyum paling manis di wajah nana.

Setelah berada di dalam salah satu bilik bianglala baekhyun dan nana duduk bersebelahan, nana memegang erat lengan baekhyun saat bianglala tersebut beranjak naik.

“Nana-ya, berhentilah memejamkan matamu, lihat kita sudah berada di atas” kata baekhyun membujuk nana untuk membuka matanya meskipun bianglala masih bergerak.

“Aniya baek-ah, aku akan membuka mata jika bianglalanya sudah berhenti dan kita sudah berada di atas” jawab nana masih memejamkan matanya.

Lagi-lagi baekhyun tersenyum olehnya, namja itu menatap gadisnya yang tengah memejamkan matanya dengan tatapan penuh sayang.

“Kajja bukalah matamu, bianglalanya sudah berhenti” kata baekhyun sesaat setelah bianglala berhenti dan mereka benar-benar berada di atas.

Perlahan nana membuka matanya, menatap baekhyun yang tersenyum kepadanya sebentar kemudian menatap sekeling di bawahnya.

“Woahh, di bawah benar-benar indah jika dilihat dari sini” kagum nana.

“Yak, kau melupakan niatmu untuk melihat bintang ?”

Nana mendongak kembali menatap baekhyun yang di balas namja itu dengan memajukan wajahnya seolah menunjuk obyek dengan dagunya.

Nana mengikuti arah yang di tujukan baekhyun kepadanya, kepalanya lagi-lagi mendongak menatap keatas langit malam yang begitu cerah dengan hamparan jutaan bintang.

“yeoppuda” suara nana setelah diam beberapa saat.

Masih menatap indahnya langit malam, nana merasakan sebuah lengan merengkuh bahunya membuat gadis itu kini berada dalam pelukan hangat baekhyun, namja itu ikut menatap ke arah langit.

Ada hening beberapa saat sebelum baekhyun kembali menghadapkan tatapannya kepada nana.

“Nana-ya” panggil baekhyun.

“Eoh ?” Nana menarik pandangannya kemudian beralih menatap baekhyun.

Baekhyun mengambil sesuatu di dalam saku coatnya kemudian membawa barang tersebut kearah nana.

“Happy valentine” kata baekhyun sembari menyodorkan kotak kecil berwarna biru tua kepada nana.

“Eoh ?” bingung nana menatap pada kotak tersebut.

“Hadiah untukmu” kata baekhyun lagi seolah menjawab kebingungan nana, namja itu membuka kotak tersebut kemudian mengambil sebuah gelang perak dengan hiasan yang begitu cantik dan mengenakannya di lengan kanan nana.

“Yeoppuda” lagi-lagi hanya kata itu yang dapat keluar dari bibir mungil nana, mengartikan betapa gadis itu menyukai pemberian baekhyun padanya.

“Ya, semakin cantik karena kau yang mengenakannya” kata baekhyun setelahnya.

“Ahh, aku hampir lupa” kata nana setelah sesaat gadis itu diam memandang gelang di lengannya.

Nana mengambil tas di sisi tubuhnya kemudian mengambil sebuah kotak merah dan menyerahnkannya kepada baekhyun.

“Mian” ucap nana sembari menyodorkan kotak tersebut.

“Wae ?” Tanya baekhyun bingung.

“Aku benar-benar tidak memiliki ide apapun untuk hadiah valentine untukmu” kata nana dengan nada rendah.

Baekhyun tersenyum kemudian membuka kotak tersebut.

“Cokelat ? Kau yang membuatnya ?” Kata baekhyun menatap nana di sampingnya.

“Eum” angguk nana.

“Gumawo” ucap baekhyun lembut yang sukses membuat nana menoleh kearahnya.

“Ini benar-benar indah, aku begitu menyukainya. Kau tidak boleh memintanya eoh, ini untukku” kata baekhyun lagi.

“Ckckc, aku tidak akan memintanya. Lagi pula aku sudah mencobanya saat membuat” kata nana dengan wajah kesal di buat-buat.

“Kau pasti lelah membuatnya”

“Aniya. Aku menyukainya”

“Nana-ya, jika nanti kau tidak memiliki ide untuk memberiku sebuah hadiah, kau tidak perlu memaksakannya. Karena bagiku kaulah hadiahku” kata baekhyun sembari menatap lembut manik nana.

Nana terdiam hanya ikut membalas tatapan lembut baekhyun kepadanya.

“Nana-ya” panggil baekhyun.

“Heum”

“Aku ingin satu hadiah lagi darimu ?”

“Apa ?”

“Kau mau mengabulkannya ?”

Nana mengangguk.

“Aku ingin kau menciumku”

Chu~

Tanpa penolakan nana mengecup lembut bibir tipis baekhyun membuat namja yang memintanya tersebut mematung sesaat.

“Nana-ya, kau menciumku ? Kau sudah menciumku ?” Tanya baekhyun setelah bangkit dari keterkejutannya.

“Ya. Kau tidak percaya” kata nana lembut.

“Eoh, aku tidak percaya. Sekali lagi nana-ya, sekali lagi cium aku”

Chu~

Nana kembali mengecup kilat bibir baekhyun. Membuat namja itu kembali mematung dengan mata tanpa berkedip

“Sekali lagi nana-ya”

Chu~

“Sekali lagi”

“Yak! Kau mempermainkanku” marah nana, memukul pelan lengan baekhyun.

Baekhyun tersenyum cerah, mengulurkan tangannya menyentuh wajah nana yang masih merengut karenanya.

“Mian, aku tidak bermaksud mempermaikanmu. Aku hanya merasa begitu bahagia ketika kau menciumku” kata baekhyun lembut.

“Gumawo. my valentine” kata namja itu lagi sebelum mendekatkan wajahnya ke arah nana dan mempertemukan bibir keduanya. Baekhyun mengecup, menyesap dan melumat lembut bibir mungil nana, menarik tengkuk gadis tersebut untuk memperdalam ciumannya menyalurkan kebahagian dan rasa sayang lewat gerakan yang di ciptakan bibir keduanya.

Nana melingkarkan kedua lengannya di punggung baekhyun saat namja tersebut menarik pinggang rampingnya merengkuh tubuh nana membuat keduanya tidak memiliki jarak sama sekali.

Dug!

Baekhyun dan nana tesentak saat bianglala kembali bergerak turun membuat tautan keduanya terlepas.

Baekhyun kembali menatap nana yang di balas yeojachingunya itu dengan senyuman merona. Baekhyun ikut tersenyum kemudian kembali merengkuh tubuh nana ke dalam pelukannya.

Fin

Yasssa! Happy valentine semuanya buat yg ngerayain sama pasangan berbahagialah! *(ucapan tulus dengan mata berkaca-kaca). Karena gue gak bisa kayak kalian *(nasib jomblo :'(😭) bhaqqqs abaikan.

Btw yang penasaran *(kayaknya gak) gimana gelang pemberian baekhyun buat nana kira-kira begini nih.

image

Okayy sekian cuap-cuapnya, sayangi semua org di lingkungan kalian setiap harinya ingat gak cuma di tanggal 14, kasih sayang bisa selalu diungkapkan kapan saja dan di mana saja.

Advertisements

One thought on “Namjachingu ? (My Valentine) – by bebebaek_

  1. Pingback: Namjachingu ? (Feel) – by bebebaek_ | bebebaek_'s world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s