Namjachingu ? (Friend ?) – by bebebaek_

image

By bebebaek_
Namjachingu ? (My Medicine) |

Main cast : Byun Baek Hyun (EXO), Kim Na Na (oc).

Addicional Cast : Shim Yun Mi (oc), Kim Jong Dae (EXO).

Genre : romance, school life.

Length : Oneshoot | Rating : PG teen.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Weekend kali ini baekhyun, na na, yunmi dan jongdae sepakat untuk berkumpul di sebuah cafe yang biasa mereka datangi.

Akhir-akhir ini ke empatnya memang jarang jalan-jalan bersama karena kesibukan masing-masing.

“Yaahh akhirnya kita bisa kembali berkumpul. Aku begitu merindukan kalian” kata yunmi.

“Eum kau benar yunmi-ya” setuju na na.

“Yak, kalian pasti selalu berkencan saat aku tidak bersama kalian” kata yunmi lagi.

“Yak. Jangan terlalu berlebihan. Bukankah kita selalu bertemu di sekolah” sela baekhyun.

“Yak! Itu berbeda bacon. Saat di sekolah dan saat jalan bersama jelas berbeda. Kau ini bagaimana sih” protes yunmi.

“Terserah kau saja”

“Eummmm” yunmi tersenyum menggoda “kalian pasti senang saat aku pergi. Benarkan ? Mengaku saja” lanjut gadis itu.

“Kau bersikap seolah kau tidak senang. Bukankah kau juga senang saat pergi tanpa kami dan berkencan dengan namja bebek ini”
“Ya kau benar. Aku selalu senang saar berkencan. Bukan begitu chagi ?”

“Eum” angguk jongdae membenarkan.

Lama ke empatnya saling melempar canda dan mengombrol bersama. Yunmi kembali menyesap ice coffe lattenya. Meletakkannya di atas meja kemudian bangkit dari duduknya.

Yunmi menarik lengan na na membuat gadi itu ikut bangkit dari kursinya.

“Kajja na na-ya”

“Eum”

“Kalian mau kemana ?” Tanya baekhyun bingung melihat kedua gadis di depannya bangkit dan mengambil tas mereka masing-masing.

“Kami akan pergi. Sudah lama kami tidak pergi bersama. Kalian lakukanlah apa yang ingin kalian lakukan” jawab yunmi.

“Yak, lalu untuk apa kita berkumpul di sini ?”

“Tentu saja untuk berkumpul” kat yunmi cepat.

“Ya. Karena kita berkumpul tidak seharusnya kalian pergi” lanjut baekhyun.

“Bukankah sekarang kita sudah berkumpul ? Jadi kami akan pergi” yunmi tidak mau kalah.

“Na na-ya, lalu aku bagaimana ?”

Na na tersenyum dan bersuara “kau bisa pergi dengan jongdae”

“Na na benar. Kau bisa pergi dengan jongdae. Dan ingat jangan coba-coba mengikuti kami. Ini urusan yeoja mengerti ?” Ancam yunmi.

Tidak ada jawaban dari baekhyun. Namja itu hanya merengut kesal. Berbeda dengan baekhyun, jongdae terlihat tenang dengan senyum di wajahnya.

“Baiklah, kami pergi. Chagi titip baekhyun nae ?”

“Eum. Kalian bersenang-senanglah” jawab jongdae.

“Nae”

Yunmi dan na na beranjak meninggalkan cafe membiarkan baekhyun dengan wajah bertekuk.

Setelah beberapa langkah yunmi dan na na keluar dari cafe na na membuka suara.

“Yunmi-ya, apa tidak apa-apa kita meninggalkan baekhyun dan jongdae ?”

“Gwenchana na na-ya, jongdaeku pasti bisa mengatasinya”

“Kau yakin ?”

“1000%” jawab yunmi yakin dan tersenyum setelahnya.

.

.

.

Pasca di tinggal yunmi dan na na, baekhyun hanya diam, menyesap kembali ice vanillanya kemudian meletakkannya dan bangkit dari duduknya.

“Baekhyun. Kau mau kemana ?” Tanya jongdae.

“Pulang”

“Yak, ini masih terlalu siang untuk pulang di akhir pekan”

“Mau bagaimana lagi, mereka pergi dan tidak ingin diganggu”

“Bagaimana kalau pergi denganku ?”

“Denganmu ?” Baekhyun mendelik terkejut.

“Eoh. Bagaimana kalau kita bermain basket ?”

Baekhyun memutar bola matanya malas “huh, bermain basket ? Denganmu ? Baekhyun tersenyum kesal “yak! Jangan karena kau anggot tim basket kau meremehkanku ? Kau kira aku tidak bisa bermain basket ?”

“Bukan begitu maksudku” kata jongdae tidak ingin baekhyun salah paham.

“Baiklah. Ayo kita bermain basket” kata baekhyun kemudian beranjak meninggalkan cafe.

.

.

.

Jongdae dan baekhyun telah berdiri berhadapan di tengah lapangan basket taman kota. Baekhyun menatap jongdae serius sedangkan jongdae, namja itu hanya tersenyum membalas tatapan baekhyun.

Bola bundar itu berada di tangan jongdae, setelah menatap baekhyun sekilas jongdae melempar bola basket itu tinggi ke atas.

Grep!

Baekhyun terlebih dahulu mengambil bola yang melayang bebas itu. Dengan gesit baekhyun mendribble bola ditangannya. Baekhyun melempar bolanya ke ring dengan terarah dan…

Plung!

Bola yang di lempar baekhyun masuk. Dua nilai untuk namja imut itu. Dalam peraturan permaian                  keduannya setiap bola yang masuk ke dalam ring akan menghasilkan dua angka baik bola itu di shoot dari luar maupun dalam lapangan.

Jongdae mengambil alih bola yang memantul bebas di bawah ring, dengan cepat jongdae mendribble bola bundar itu. Jongdae bahkan sempat menunjukkan beberapa freestyle andalannya kemudian menshoot bolanya ke ring.

Plung!

Jongdae meraih angka pertamanya menyamakan perolehan angka dengan baekhyun. Tidak diam saka saat baekhyun berlari kearahnya, jongdae kembaki meraih bola, mendribble dan kembali mengarahkan shoot ke ring.

Plung!

Plung!

Plung!

Plung!

Angka berturut-turut untuk jongdae, meninggalkan perolehan baekhyun. Baekhyun tidak mau kalah, namja itu menghadan jongdae yang tengah membawa bola dan

Grep!

Bola beralih ke tangan baekhyun. Cepat baekhyun membawa dan mendribble bola kemudian mengarahkannya ke ring

Plak!

Bola yang di shoot gagal mendarat di dalam ring dan hanya membentur kepala ring.

“Aishh!” Baekhyun mengumpat, namun kemudian kembali meraih bola dan mengarahkannya kembali ke ring dan kali ini

Plung!

Masuk. Ya bola masuk sempurna ke dalam ring. Jongdae kembali berlari meraih dan memblog gerakan baekhyun. Kini bola berada di tangan jongdae dengan sigap namja itu menguasai bola tersebut dan mencetak angka.

Keduanya terlarut dalam pertandingan yang mereka buat.

Duk!

Bola memantul bebas di tengah lapangan, baekhyun duduk berselonjor dengan kedua tangan menopang tubuhnya di sisi belakang.

Keringat bercucuran di pelipis pahkan di seluruh tubuhnya, baju dan rambut baekhyunpun basah oleh keringatnya. Tidak jauh berbeda, jongdae juga dalam kondisi yang sama. Dengan terengah-engah namja itu berjalan mengahmpiri baekhyun dan berjongkok di sisi namja itu.

“Baiklah, aku mengaku kalah” kata baekhyun dengan nafas terengah-engah. “Yak! Tentu saja kau menang, kau sering bermain basket setiap hari” lanjut baekhyun.

Jongdae tersenyum mendengar perkataan baekhyun yang terkesan tetap tidak menerima kekalahannya.

“Jongdae-ya, bagaimana kalau kita bertanding sepeda. Kau mungkin memang sering bermain basket tapi aku sering bermain sepeda”

Jongdae kembali tersenyum. Menegakkan kepalanya menatap birunya langit dengan meletakkan kedua tangannya di sisi pinggang. Jongdae menyeka keringat di sisi wajahnya.

“Bagaimana ?” Tuntut baekhyun.

“Baiklah” jawab jongdae singkat.

Baekhyun bangkit dari dudukny. Menegakkan tubuh dan berjalan mendahului jongdae.

Keduanya masih berada di taman kota tapi kali ini mereka berada di jalan panjang khusus untuk pengunjung bersepeda.

Baekhyun sudah mengendarai sebuah sepeda begitupun dengan jongdae yang juga telah mengendarai sepeda dan mengayuhkannya tepat di samping baekhyun. Keduanya berhenti di tengah jalan. Baekhyun menoleh ke arah jongdae dan bersuara.

“Kita mulai dari sini dan finish di bawah lampu taman di depan sana ? Bagaimana ? Siapa yang lebih dahulu sampai di sana dialah yang menang.

“Okay”

“Baiklah, ayo kita mulai”

Keduanya bersiap-siap, menatap lurus ke depan dan setelahnya baekhyun bersuara.

“1…2…3.. start”

Baekhyun dan jongdae segera mengayuh sepeda masing-masing melesat cepat melewati jalan taman dengan beriringan. Baekhyun mempercepat dayungannya membuat posisinya sedikit lebih di depan dari jongdae.

Tiba-tiba setelah jarak menuju finis hanya beberapa meter lagi, jongdae dengan tidak terduga melewati sepeda baekhyun dan melaju dengan cepat hingga tiba di batas finish.

Baekhyun yang baru saja tiba di batas finish menatap kesal kepada jongdae yang tengah menunggunya.

“Yak! Aku kalah karena kelelahan di permainan basket sebelumnya”

“Begitu ? Eoh. Aku mengerti”

Keduanya kemudian duduk di kursi taman. Jongdae menyerahkan sebotol minuman kepada baekhyun. Baekhyun menerimanya, membuka kemudian menenggak habis minuman itu.

Lama keduanya duduk diam hingga akhirnya baekhyun bangkit dari duduknya dan beranjak pergi.

“Yak! Kau mau kemana ?” Tanya jongdae.

“Pulang!”

“Hey tunggu aku” jongdae bangkit dari duduknya, berlari menghampiri baekhyun.

“Kajja! Pulang bersama” kata jongdae lagi setelah berhasil menyusul baekhyun dan merangkulkan lengannya di bahu baekhyun.

“Yak, apa yang kau lakukan ? Jauh-jauh dariku. Orang bisa menganggap yang tidak-tida jika kau menempel seperti itu padaku”

“Memangnya kenapa ?” Tanya jongdae tidak mengerti. “Ahhh.. tidak mengapa, setelah ku lihat-lihat kau memang cute. Jadi mungkin saja orang-orang beranggapan seperti itu” lanjut jongdae setelah mengerti maksud baekhyun.

“Yak! Aku ini namja. Namja. Dan aku sudah memiliki yeojachingu” marah baekhyub melepas rangkulan jongdae.

“Aku tahu. Mengapa kau marah ? Kau juga tahu aku juga memiliki yeojachingu dan dia sahabatmu”

“Cih. Kau benar-benar menyebalkan” gerutu baekhyun kemudian namja itu berjalan cepat meninggalkan jongdae.

“Yak, baekhyun. Tunggu aku! Ayo pulang bersama. Hey! Bukankah kita teman ? Yak, chingi tunggu aku” cerocos jongdae.

“Cih. Teman kepalamu. Kau memang mirip dengan yeojachingumu” gerutu baekhyun lagi.

“Kajja chingu!” Kata jongdae merangkul bahu baekhyun.

“Chingu ?” Cibir baekhyu  pelan dengan raut wajah kesalnga namun tetap membiarkan jongdae merangkul bahunya dan berjalan bersama.

Fin

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

kyaaaaa maapkan ceritanya gaje, wkwkw entahlah liat-liat isi galeri nemu foto mereka berdua banyak ternyata di frame yang sama jadi pengen buat mereka temenan kan kasian kalo jongdae di ejek-ejekin mulu sama baekhyun. hahahaha 🙂 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s