Namjachingu ? (Cony Boy) – by bebebaek_

image

By bebebaek_

Namjachingu ? (Adam’s Apple) |

Main cast : Byun Baek Hyun (EXO), Kim Na Na (oc).

Genre : romance, school life.

Length : Ficlet | Rating : PG teen.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Terkejut.

Baekhyun benar-benar terkejut. Mata sipitnya membola, mulutnya menganga tak percaya saat na na yang duduk di atas tempat tidurnya duduk menghadap kearah baekhyun menunjukkan setelan piama berwarna soft pink lengkap dengan penutup mata bermotif kelinci.

“Na na-ya, kau yakin itu untukku ?” Tanya baekhyun dengan wajah enggan.

“Ya. Bukankah kau yang memintaku untuk mencarikan baju tidur untukmu ?” Jawab na na polos.

“Benar. Tapi na na-ya, maksudku bukan piama seperti ini”

“Tapikan ini baju untuk tidur”

“Ya, tapi…”

“Apa aku salah ? Kau tidak menyukainya ?” Ekpresi na na mulai berubah.

Melihat ekpresi na na yang terlihat kecewa membuat baekhyun merasa tidak nyaman untuk berkata jujur. Ya, baekhyun benar-benar tidak menyukai piama itu. Oh salahkan dia yang beberapa saat lalu menelpon na na hanya untuk menyuruh gadis itu pergi membeli baju santai untuk tidur dan salahkan dia lagi mengapa menyebut kata ‘tidur’ hingga membuat yeojachingunya salah mengartikan permintaannya.

Baekhyun meraih piama yang masih berada di pangkuan na na dan mengambilnya.

“Tidak. Aku menyukainya” kata baekhyun dengan senyum yang terkesan di paksakan.

“Benarkah ?” Tanya na na memastikan.

“Eoh”

“Kalau begitu cobalah mengenakannya” suruh na na.

Baekhyun melongo. Matanya menatap horror pada piama yang kini berada ditangannya.

“Na na-ya, ini masih terlalu pagi untuk memakainya, nanti eoh. Nanti malam aku pasti memakainya”

Na na kembali memasang raut kecewa.

“Kau tidak mau ? Kau pasti tidak menyukainya” kata na na pelan kemudian mengambil kembali piama itu dari tangan baekhyun.

Baekhyun membuang nafas berat.
“Baiklah. Aku akan memakainya” kata baekhyun mengambil kembali piama dari tangan na na untuk kedua kalinya kemudian mengenakan piama itu.

Masih dengan aktifitasnya mengenakan piama tersebut sembari menautkan beberapa kancingnya, baekhyun bersuara.

“Na na-ya, dari sekian banyak warna piama mengapa kau memilih warna ini untukku ?”

“Entahlah. Tadi pagi ketika aku melihatnya, piama ini begitu lucu dan ku pikir akan semakin lucu jika kau yang mengenakannya”

Baekhyun hanya mengangguk menanggapi cerita na na, namja itu meraih penutup mata yang berada di samping tubuh na na kemudian mengambilnya.

“Lalu mengapa ini bermotif kelinci ?”

“Itu memang kelinci tapi dia memiliki nama, namanya cony. Ya cony, kau tau maskot salah satu aplikasi chat ‘LINE’. Dan ini menggemaskan, cocok dengan piamamu” jelas na na dengan senyum cerahnya.

“Pasti akan lebih lucu dan menggemaskan saat kau yang mengenakannya” lanjut na na kemudian memasangkan penutup mata itu ke kepala baekhyun.

Baekhyun sebenarnya merasa kesal dengan deretan penjelasan na na. Ya baekhyun kesal jika dirinya di sebut lucu, menggemaskan atau yang paling parah cantik. Namun, rasa kesalnya mengudara seketika saat melihat na na tersenyum manis kepadanya.

Tiba-tiba sebuah ide terlintas di kepalanya. Baekhyun menyeringai sesaat kemudian bersuara.

“Benarkah ? Aku lucu ?”

“Hmmm” na na mengangguk antusias.

“Menggemaskan ?”

“Ne” jawab na na masih dengan senyum manis yang terukir di bibir mungilnya.

“Kalau begitu peluk aku” kata baekhyun dengan seringaian nakalnya.

Na na mengernyit bingung. Gadis itu diam ditempatnya tanpa berkata apa-apa.

Mendapati na na yang hanya diam tanpa merespon ataupun menjawab perkataannya, baekhyun bergerak mendekati na na berjalan menggunakan kedua lututnya.

“Bukankah aku benar-benar lucu ? Menggemaskan ?” Kata baekhyun setelah kembali duduk di depan na na, kali ini dengan jarak yang lebih dekat.

Baekhyun memeluk na na dan menggerak-gerakkan wajahnya ke kanan dan ke kiri menyunggingkan senyuman yang terkesan konyol.

Na na berontak. Gadis itu berusaha lepas dari pelukan baekhyun.

“Baek-ah”

Baekhyun memeluk na na semakin erat membuat usaha na na untuk melepaskan diri dari baekhyun sia-sia.

“Karena kau telah menyuruhku mengenakan mengenakan piama ini. Kau harus membayarku”

“Membayarmu ?” Tanya na na lagi-lagi gadis itu tidak mengerti apa yang di maksud baekhyun.

“Eoh. Kau harus menemaniku tidur”

Na na terkesiap mendengar perkataan baekhyun. Entahlah jantungnya terasa di pompa oleh ribuan orang di dalam sana.

“Baek-ah, in-ni masih terlalu pagi untuk tidur siang” kata na na tergagap.

Baekhyun tidak menghiraukan perkataan na na, namja itu semakin mendesak tubuh na na, memeluknya semakin erat.

Baekhyun sedikit mendorong tubuhnya hingga gadis itu terjatuh diatas tempat tidur dengan masih berada dalam dekapan baekhyun.

Satu tangan bebas baekhyun menarik selimut hingga menutupi kepala keduanya.

“Y-ya-k, baek-ah” pekik na na.

Baekhyun kembali memeluk pinggang na na dengan kedua lengannya dari bawah selimut. Baekhyun menatap lembut manik na na, menempelkan keningnya dengan kening na na.

“Temani cony boy mu ini tidur siang na na-ya” ucap baekhyun lembut dan setelahnya menyunggingkan senyuman.

Na na ikut tersenyum sesaat, baekhyun kembali menatap wajah na na yang begitu manis menurutnya saat di lihag dari jarak sedekat ini.

Baekhyun sedikit mengangkat tubuhnya, mengecup hangat kening na na kemudian mengecup lembut bibir mungil gadis itu. Na na menutup kedua matanya saat baekhyun melumat bibirnya lamat-lamat dan menyesapnya.

Na na melingkarkan kedua lengannya di pinggang baekhyun, menyalurkan kehangatan di antara keduanya.

Baekhyun kembali menperdalam ciumannya, menekan tengkuk na na dengan satu tangan bebasnya.

Suara kecapan terdengar jelas saat baekhyun mulai menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Na na sesekali membalas ciuman baekhyun pada bibirnya .

Lama bibir keduanya saling bertaut hingga akhirnya baekhyun mengakhiri ciumannya saat na na mulai kehabisan oksigen. Tangan baekhyun mengelus bibir na na dan kembali menatap gadis  itu dengan sebuah senyuman tersungging di bibirnya.

Na na yang masih mengatur nafasnya dengan wajah semerah tomat memukul pelan dada baekhyun.

“Kau benar-benar… hmmpp”

Baekhyun kembali mengecup lembut bibir na na.

Fin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s