{Yun-Dae Couple} 1st Anniversary – by bebebaek_

image

By bebebaek_

| Dangerous |

Main cast : Shim Yun Mi (oc), Kim Jong Dae (EXO).

Genre : romance, school life.

Length : Ficlet | Rating : PG teen.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Hari ini jongdae dan yunmi berencana akan kencan untuk merayakan hari jadi mereka di tahun pertama.

Jongdae mengajak yunmi naik bus, setelah menaiki bus jongdae berjalan hingga berada di tengah-tengah bus yang lumayan kosong itu.

Jongdae menggenggam erat tangan yunmi kemudian memegang gagang bus yang berada tepat di atas kepalanya dengan satu lengan bebasnya dan membiarkan keduanya tetap berdiri.

Alis yunmi mengernyit bingung mendapati jongdae tetap saja mengajaknya berdiri sedangkan penumpang bus tidak terlalu ramai dan banyak kursi kosong yang bisa mereka tempati.

“Mengapa kita tidak duduk ?” Tanya yunmi akhirnya.

Jongdae tersenyum kemudian berkata
“Yunmi-ya, kau ingat ? Di sini tempat pertama kali kita bertemu”

*Flashback On*

Yunmi tengah berdiri di halte bus seorng diri menunggu bus yang memiliki rute menuju arah rumahnya.

Setelah bus berhenti tepat di depannya, yunmi melangkah masuk. Bus yang full penumpang membuat yunmi akhirnya berdiri di tengah-tengah bus. Saat tiba-tiba bus berhenti mendadak tubuh yunmi terhuyung membuat gadis yang tidak perpegangan pada gagang bus itu akan terjatuh, namun lengan seseorang tiba-tiba menahan tubuh olengnya.

Yunmi tersentak. Setelah bangkit dan kembali berdiri tegak yunmi mendapati seorang namja yang tadi memegangnya berdiri tepat di depannya.

Yunmi tidak berkata apa-apa. Gadis itu hanya diam dan sesekali melirik ke arah namja yang mengenakan seragam sama dengannya.

Saat yunmi masih memandang namja itu diam-diam, tiba-tiba namja itu mengarahkan pandangannya kerah yunmi dan tersenyum. Yunmi kembali tersentak dan segera mengalihkan wajahnya.

Setelah tiba di halte berikutnya yunmi turun dan berjalan melewati beberap pertokoan dan betapa terkejutnya yunmi setelah mendapati namja yang menolongnya tadi ikut turun dan berjalan di sampingnya.

“Mengapa kau mengikutiku ?” Tanya yunmi.

Namja itu tidak menjawab dan hanya berjalan dengan tatapan lurus kedepan. Kedua tangannya di masukkannya ke dalam saku celana.

“Ahhh, gumawo. Kau telah membantuku tadi. Mian, aku lupa berterima kasih” lanjut yunmi berprasangka kalau-kalau namja itu mengikutinya karena dia lupa berterima kasih sebelumnya.

Namja itu tersenyum kemudian bersuara
“Sama-sama. Dan ahh aku tidak mengikutimu. Ini memang jalan menuju apartemenku”

Yunmi melongo meratapi kebodohannya. Namja itu melangkah mendahului yunmi meninggalkan gadis tersebut berada di belakangnya.

Baru beberapa langkah berjalan namja itu kembali menghentikan langkahnya, berbalik menghadap kepada yunmi dan kembali bersuara

“Kau juga siswa Anyang Art High School ?”

“Ya”

“Kau berada di kelas berapa ?”

“11-4”

“Benarkah ? Woah kita ternyata berada di tahun yang sama. Aku di kelas 11-6”

“Ahhh begitu ?” Kata yunmi dengan senyum di paksakan.

“Aku kim jongdae. Kau ?”

“Shim yunmi” kembali yunmi berkata enggan.

“Baiklah. Senang bertemu denganmu shim yunmi. Sampai jumpa” jongdae melangkah mendahului yunmi meninggalkan yunmi sendiri.

Yunmi melongo “yak, apa tadi aku baru saja berkenalan ? CKck, yang benar saja”

*Flashback End*

Yunmi tertawa mengingat pertemuan pertama dirinya dan jongdae. Begitupun dengan namja itu, jongdae tertawa lepas di samping yunmi.

“Yak, kau benar-benar modus eum ? Bahkan sejak pertama bertemu kau sudah menyukaiku” kata yunmi.

Jongdae mengusap lembut puncak kepala yunmi
“tentu saja. Siapa yang tidak tertarik setelah bertemu gadis manis sepertimu” gombal jongdae.

“Eum kau mulai lagi”

.

.

.

Tidak terasa bus berhenti di pemberhentian selanjutnya, jongdae mengajak yunmi turun kemudian melangkah memasuki gedung olahraga di pusat kota seoul.

“Eoh tempat ini” kaget yunmi.

“Kau mengingatnya ?” Tanya chen.

“Tentu saja. Bukankah ini adalah tempat dimana kau menyatakan perasaanmu dan kita resmi berkencan”

“Yahh kau masih mengingatnya ternyata”

“Tentu saja” bangga yunmi dengan senyum manisnya.

*Flashback On*

Yunmi berjalan sendiri memasuki gerbang utama sekolah. Tiba-tiba jongdae menghampirinya dan berjalan mengimbangi langkah yunmi.

“Hai”

“Eoh, jongdae-ya. Hai”

“Apa kau memiliki jadwal sore ini ?”

“Emm ku rasa tidak. Wae ?”

“Mau menonton pertandinganku ?”

“Boleh. Kapan ? Dimana ?”

“Gedung olahraga, jam 16.05”

“Baiklah”

“Oke. Ku tunggu” jongdae kemudian berlari mendahului yunmi.

Yunmi benar-benar datang. Gadis itu duduk di deretan kursi penonton paling depan. Setelah melambaikan tangannya kepada jongdae yang kini berada di tengah lapangan dan mendapat balasan lambaian tangan pula dari namja itu, yunmipun duduk dan menyaksikan pertandingan jongdae cs.

Setelah pertandingan selesai dengan kemanangan yang di raih oleh tim jongdae. Saat penonton hanya tersisa beberapa di antaranya, yunmi turun dan menghampiri jongdae berniat mengucapkan selamat atas kemenangan tim namja itu.

Yunmi berjalan menuju lapangan. Saat gadis itu baru saja memasuki lapangan, jongdae berlari menghampirinya. Namja itu menghentikan langkahnya tepat di depan yunmi.

“Jongdae-ya, chukkae atas k-” perkataan yunmi terpotong karena tiba-tiba jongdae meraih lengannya dan membawa gadis itu ke tengah lapangan.

Setibanya di tengah lapangan jongdae menghentikan langkahnya di ikuti oleh yunmi yang juga menghentikan langkahnya. Jongdae membalikkan tubuhnga menghadap pada yunmi dan menatap raut wajah bingung gadis itu.

Jongdae mengambil kedua tangan yunmi dan menggenggamnya di udara. Namja itu kemudian bersuara

“Shim yunmi. Aku menyukaimu”

Mendengar kalimat lantang itu terlontar dari bibir jongdae membuat yunmi benar-benar terkejut. Jantungnya seakan melompat keluar. Kini yunmi dapat merasakan jantungnya bedebar kencang di dalam sana.

Yunmi diam tanpa suara. Raut wajahnya jelas menggambarkan gadis itu tengah terkejut dan bingung. Melihat yunmi seperti itu jongdae kembali bersuara.

“Apa kau mau menjadi yeojachinguku ?”

Kata jongdae yang sukses membuat gedung olah raga itu penuh dengan sorak sorai dari teman-teman sesama pemain dan beberapa penonton yang masih tersisa menyaksikan keduanya.

Sorak sorai semakin bergemuruh ketika mereka semua kompak bersuara menyarankan agar yunmi menerima ajakan jongdae.

Jongdaeengangkat sedikit genggaman tangannya pada tangan yunmi membuat gadis itu tersadar dan menatap ke arah namja itu. Jongdae menaikkan satu alisnya dan tersenyum seolah bertanya bagaimana jawaban gadis di depannya itu.

Yunmi kembali menatap jongdae sejenak. Kemudian gadis itu mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan jongdae.

Sorak sorai semakin bergemuruh saat jongdae tersenyum cerah dan menarik yunmi ke dalam pelukannya.

*Flashback End*

“Yak, itu benar-benar memalukan” kata yunmi setelah mengingat kembali memori itu. Keduanya kini berdiri di tengah lapangan basket saling berhadapan persis seperti hari itu.

Jongdae tersenyum “walaupun memalukan tapi kau tidak bisa menolakku” jawab jongdae kemudian namja itu merangkul bahu yunmi dan melangkah meninggalkan tempat itu.

.

.

.

Jongdae dan yunmi kini duduk di sebuah taman. Ya keduanya kini duduk di kursi taman tepat di belakang rimbunnya semak yang di tata rapi dan terawat.

Jongdae menyandarkan punggungnga pada sandaran kursi taman setelah sebelumnya meletakkan tasnya di samping tubuhnya. Tepat di sampingnya lagi yunmipun ikut menyandarkan punggungnya.

“Mengapa kita ke sini ?” Tanya yunmi bingung karena setalah jauh-jauh pergi ke gedung olahraga, setelahnya mereka kembali ke taman yang di lewati keduanya setiap hari saat pergi ataupun pulang sekolah.

“Kau lupa ? Di sini adalah tempat kencan pertama kita dan first kiss kita” ungkap jongdae.

*Flashback On*

Saat pulang sekolah bersama. jongdae dan yunmi berhenti di tengah taman kota, keduanya duduk berdampingan di kursi taman tepat di belakang rimbunnya semak yang menghijau. Setelah duduk beberapa saat jongdae bersuara.

“Apa kau mau ice cream ?”

“Eoh” angguk yunmi.

“Tunggu sebentar, aku akan membelinya”

Tidak lama jongdae pun kembali dengan membawa dua cup ice cream kemudian menyerahkannya satu kepada yunmi.

“Gumawo” kata yunmi setelah menerima ice cream dari jongdae kemudian gadis itu membuka ice creamnya dan menikmatinya.

“Yak, kau makan ice cream seperti bayi saja, lihat bibirmu belepotan” kata jongdae.

“Eoh” yunmi mengangkat lengannya berniat membersihkan bibirnya dengan jari jemarinya.

Belum sempat jemari yunmi menyentuh permukaan bibirnya jongdae terlebih dahulu mengecup bibir yunmi dengan bibirnya hingga sisa ice cream itu menghilang dari sudut bibir yunmi.

Yunmi terkesiap. Matanya membulat sempurna mendapat kecupan tiba-tiba dari jongdae. Jantungnya kembali bergemuruh hingga membuat kedua pipi gadis itu merona.

*Flashback End*

“Yak, yak, yak kau benar-benar mencuri kesempatan” kata yunmi kembali merona dan memukuli lengan jongdae dengan kedua tangannya.

Jongdae menangkap kedua tangan yunmi kemudian menatap gadis itu tepat di maniknya, satu tangan bebas jongdae mencari-cari sesuatu di dalam tas tepat disamping tubuhnya.

Masih dengan menatap yunmi jongdae mengurkan setangkai mawar merah kepada yunmi.

“Gumawo. Telah menemaniku satu tahun ini” ungkap jongdae.

Yunmi terkesiap beberapa detik hingga akhirnya mengambil mawar itu dari tangan jongdae dan berkata “nado gumawo”

“Happy anniversary changi~”

“Eum happy anniversary jongdae-ya”

Jongdae masih menatap yunmi dalam, namja itu mendekatkan wajahnya perlahan pada wajah yunmi.

Saat hidung keduanya bersentuhan dan nafas masing-masing dapat di rasakan. Jongdae dan yunmi menutup mata saat bibir keduanya bertemu. Jongdae mengecup lembut bibir yunmi melumatnya lamat-lamat kemudian menyesap bibir manis yeojachingunya itu.

Kedua tangan jongdae melingkar kokoh pada pinggang yunmi hingga keduanya benar-benar tidak memiliki jarak.

Yunmi terlarut akan ciuman jongdae yang lembut dan melingkarkan kedua lengannya di leher namja itu.

Sekali lagi keduanya mengulang memori ditempat yang sama. Sebuah memori yang dapat keduanya ingat kembali di hari akan datang.

Fin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s