Namjachingu ? (Watching You) – by bebebaek_

image

By bebebaek_

| Namjachingu ? (Trouble Dating) |

Main cast : Byun Baek Hyun (EXO), Kim Na Na (oc).

Addicional Cast : Shim Yun Mi (oc), Kim Jong Dae (EXO).

Genre : romance, school life.

Length : Oneshoot | Rating : PG teen.

Hasil khayalan sendiri, don’t plagiat.

Sorry Bertaburan Typo-.-

.

.

.

Baekhyun, na na dan yunmi berjalan bersama menuju kelas setelah sebelumnya mereka bertemu di persimpangan lorong menuju kelas mereka.

Begitu memasuki kelas, seraya meletakkan ranselnya yunmi berkata “na na-ya, yang kita bicarakan tadi malam jadi ?”

Mendengar yunmi bertanya kepadanya na na menoleh kearah yunmi yang duduk tepat di sampingnya kemudian tersenyum “hmmm tentu saja. Bukankah kita sudah lama menantikannya.” Jawab na na.

“Ya kau benar. Ughh aku sudah tidak sabar” kata yunmi dengan senyum mengembang di bibirnya.

Baekhyun yang duduk tepat di belakang na na sedari tadi mendengarkan pembicaraan keduanya dengan serius. Namun, baekhyun benar-benar tidak mengerti. Ya bagaimanapun dia berusaha mencerna pembicaraan na na dan yunmi, baekhyun tetap saja tidak berhasil.

Tidak dapat menahan rasa ingin tahunya, akhirnya baekhyun bersuara “yak, apa yang sedang kalian bicarakan ?” Tanya baekhyun.

“Eoh, kami sedang membicarakan rencana untuk menonton film setelah pulang sekolah nanti” jawab yunmi.

“Menonton film ?” Tanya baekhyun dengan kedua kening yang berkerut.

“Ya. Menonton film. Kau ingat film bergenre horror yang kami tonton tahun lalu, dimana kau tidak ikur dengan alasan sibuk karena kegiatan klubmu” kata yunmi mengingatkan “lanjutan film itu telah rilis dan nanti sore kami akan menonton” lanjut yunmi.

Seketika baekhyun ingat dengan kejadian satu tahun yang lalu dimana dengan begitu gigih dia meyakinkan kedua sahabatnya dengan berbagai alasan agar tidak ikut menonton dengan keduanya.

Ya, sebenarnya waktu itu baekhyun tidak benar-benar sibuk dengan kegiatan klubnya. Hanya saja ada satu alasan yang tidak bisa baekhyun katakan dengan jujur kepada keduanya. Ya alasan mengapa dia begitu bersikeras tidak ingin ikut. Baekhyun takut jika dia jujur pasti ya pasti kedua sahabatnya akan menertawakannya.

“Kau mau ikut ?” Tanya yunmi yang sukses membuyarkan lamunan baekhyun.

“Eoh ?” Tanya baekhyun baru tersadar dari lamunannya.

“Jika kau mau ikut aku bisa memesankan tiket untukmu sekalian dengan jongdae” lanjut yunmi.

“Jongdae juga ikut ?” Tanya baekhyun lagi.

“Ya dia ikut. Kau tahu ternyata dia juga menyukai film itu. Bukankah kami benar-benar serasi” senang yunmi dengan kedua tangan mengepal di depan dadanya.

“Jadi bagaimana ? Kau ikut tidak ?” Desak yunmi. “Kasian na na jika kau tidak ikut, dia bisa saja kesepian karena tidak ada pasangan” lanjut yunmi.

“Eoh, t-tentu saja aku ikut” kata baekhyun tergagap tanpa berpikir tentang masalahnya. Ya perkataan yunmi benar bukankah kasian jika na na akan sendirian diantara yunmi dan jongdae. Dan bukankah menonton film horror juga merupakan salah satu dari banyaknya list yang harus di lakukan pasangan untuk berkencan.

Baekhyun masih sibuk dengan berbagai bayangan-bayangan mengenai menonton film horror. Tentang na na yang nanti akan memegang tangannya jika takut, menyembunyikan wajahnya di balik lengan baekhyun dan banyak lagi. Tanpa di rasa baekhyun benar-benar terlarut dalam pikirannya dan melupakan kekhawatirannya yang lain.

“Baiklah, aku akan memesankan untuk kalian” suara yunmi yang lagi membuyarkan banyaknya pemikirannya baekhyun yang kemudian sibuk dengan handphonenya.

“Hmmmm, yak mengapa kalian tidak mengajakku sejak semalam ?” Tanya baekhyun.

“Ohhh itu, kami kita kau tidak menyukai film dengan genre horror jadi kami tidak…” jawab na na.

“Aku menyukainya. Waktu itu aku benar-benar sibuk” jawab baekhyun dengan senyum lurusnya.

.

.

.

Sore hari baekhyun dan na na telah tiba di depan pintu bioskop. Keduanya menunggu kedatangan yunmi dan jongdae yang lagi untuk kesekian kalinya datang terlambat setiap kali mereka janjian untuk pergi bersama.

Tidak lama setelahnya yunmi dan jongdae tiba menghampiri na na dan baekhyun.

“Mianhae kami terlambat” kata jongdae setelah tiba di depan baekhyun dan na na.

“Gwenchana” jawab na na dengan senyum manisnya.

“Kajja! Filmnya sebentar lagi akan dimulai” kata yunmi kemudian menarik lengan jongdae melangkah mendahului na na dan baekhyun.

“Ckckc, lihat dia. Langsung saja apa dia tidak sadar kita menunggunya lama” kata baekhyun setelah melihat yunmi beranjak mendahuluinya.

“Sudahlah baek, yang dikatakan yunmi benar. Ayo kita masuk” ajak na na.

Baru saja na na mengamit lengan baekhyun dan mengajak namja itu untuk masuk kedalam, baekhyun terlebih dahulu menatapnya dan berkata.

“Mau popcorn dan cola ?”

Na na tersenyum kemudian bersuara “boleh” lantas keduanya berjalan menuju penjual popcorn dan cola. Baekhyun awalnya berniat hanya membeli satu popcorn dan dua cola namun kemudian na na kembali memesan menjadi dua popcorn dan empat cola.

“Na na-ya, kau membeli sebanyak itu ?” Tanya baekhyun.

“Hmmm” na na tersenyum “untuk yunmi dan jongdae juga, mereka pasti tidak sempat membeli” lanjut na na.

“Uhh kau perhatian sekali” kata baekhyun kemudian tersenyum dan dibalas na na juga dengan senyuman.

Setelah membeli popcorn dan cola baekhyun dan na na masuk ke dalam studio kemudian menyusul jongdae dan yunmi  yang telah duduk di deretan kursi nomer tiga dari atas tepat dipojok paling kanan. Baekhyun duduk di samping yunmi kemudian di ikuti na na yang duduk tepat disamping baekhyun.

“Ini untuk kalian” kata baekhyun menyerahkan popcorn dan cola ditangannya kepada yunmi.

“Woahh… gomawo kalian benar-benar sahabat terbaik” kata yunmi girang kemudian mengambil popcorn dan cola dari tangan baekhyun.

“Gomawo” kata jongdae menimpali yang dijawab baekhyun dengan senyum.

Tidak lama setelahnya studio gelap dan film di mulai.

.

.

.

Terkejut.

Baekhyun benar-benar hampir saja melompat dari tempat duduknya saat sosok menyeramkan itu muncul secara tiba-tiba pada layar besar di depannya.

Jantung baekhyun masih berdegup kencang. Nafasnya masih memburu. Takut. Ya baekhyun memang tidak menyukai dengan hal-hal berbau horror, bukan karena meyakini keberadaan mereka. Entahlah baekhyun hanya tidak sula melihat sosok menyeramkan berlumuran darah yang sering muncul tiba-tiba tersebut.

Hal inilah yang membuat baekhyun selalu menghindar saat diajak menonton film dengan genre horror. Fakta ini benar-benar baekhyub tutup rapat tanpa ada satu orangpun mengetahuinya tidak terkecuali na na dan yunmi.

Baekhyun khawatir jika masalahnya ini di ketahui keduanya, mereka akan menertawakannya dan itu benar-benar memalukan.

Masih dengan jantung yang berdegup baekhyun menghela nafas pelan dan menolehkan kepalanya kesamping, memandang na na yang serius menatap ke layar besar di depannya tanpa sedikitpun rasa takut.

Keputusan baekhyun untuk ikut menonton benar-benar salah. Harapan tentang na na yang akan mencengkram lengannya ketika sosok itu muncul tiba-tiba hanyalah sekedar harapan. Na na bahkan tetap memandang layar besar tersebut dengan mata berbinar tanpa rasa takut sedikitpun ketika lagi-lagi sosok menyeramkan itu muncul dan sukses membuat jantung baekhyun kembali berdenyut bahkan hanya dengan mendengarnya.

Baekhyun kembali menolehkan kepalanya kearah berlawanan kemudian namja itu kembali menghela nafas pelan. Ya bagaimana tidak yunmi dan jongdae yang duduk tepat disampingnya bisa-bisanya menonton dengan   tangan yang saling bertautan dan yunmi bahkan bersandar dengan nyamannya di bahu namja itu. Sesekali mereka saling membisikkan sesuatu kemudian tertawa bersama. Jongdae bahkan bisa-bisanya mencuri ciuman dipipi yunmi.

Muak dengan pemandangan yang dilihatnya baekhyun kembali memalingkan wajah kedepan, menunduk kemudian mengambil cola lalu meminumnya.

Masih dengan cola di salah satu tangannya baekhyun kembali menoleh ke arah na na, memandang gadis itu lekat. Memperhatikan setiap lekuk sisi wajahnya membuat baekhyun menaikkan sudut bibirnya. Baekhyun bahkan melupakan di mana dirinya, memandang gadisnya benar-benar membuat baekhyun merasa damai dan kini jantungnya kembali berdegup kencang bukan karena rasa takut tapi kali ini karena luapan perasaannya.

.

.

.

Lampu studio kembali menyala menandakan film telah selasai namun baekhyun masih memandang na na tanoa menyadari hal tersebut sampai akhirnya yunmi menepuk pundaknya dan berkata.

“Kami pulang duluan ne ?”

“Eoh, ah ya” jawab baekhyun baru tersadar dari aktifitasnya.

“Kajja!” Ajak na na kemudian gadis itu berdiri, menarik lengan baekhyun dan keduanya melangkan meninggalkan studio.

Sepanjang jalan menuju rumah na na, keduanya berjalan bergandengan dengan senyum yang tersungging di bibir masing-masing. Setelah hening beberapa saat na na akhirnya membuka suara.

“Baekh-ah, filmnya benar-benar seru bukan ?”

“Entahlah”

“Menegangkan juga”

“Hmmmm”

“Ahh, apa kau melihat saat yeoja itu muncul di depan pembunuhnya ?”

“Tidak”

“Yak sebenarnya kau menonton tidak ?”

“Tidak”

“Jadi apa yang kau lakukan ?”

Baekhyun tersenyum kemudian maju satu langkah dan berdiri di depan na na membungkukkan sedikit tubuhnya dan mendekatkan wajahnya hingga hidung mereka bersentuhan.

“Melihatmu” kata baekhyun setelahnya.

Na na mengerjap mendapati wajah baekhyun yang begitu dengan wajahnya. Melihat baekhyun yang masih memandangnya dengan senyuman yang masih setia terukir di bibir tipisnya membuat na na merasakan pipinya benar-benar memanas. Tidak ingin wajah merahnya dilihat baekhyun, na na kemudian melangkah melewati baekhyun.

“Kau benar-benar rugi tidak melihatnya” kata na na ” siapa suruh melihatku” lanjutnya.

Baekhyun menarik lengan na na membuat gadis itu berbalik dan kembali berhadapan dengannya.

“Dan siapa suruh kau begitu menggemaskan” kata baekhyun kemudian namja itu mengecup singkat bibir na na membuat na na membatu di tempat. Entahlah sesering apapun baekhyun melakukan hal itu padanya respon tubuh na na tetap sama.

Mendapati yeojachingunya tidak bergeming, baekhyun mengusap pelan puncak kepala na na kemudian tersenyum. Baekhyun merangkul bahu gadis tersebut berjalan di sampingnya.

“Kajja!” Seru baekhyun dengan senyumnya.

Fin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s